Ekonomi

Untuk Apa Pemerintah Tawarkan Cashback Belanja Online? Ini Alasannya

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pun menjelaskan mengenai syarat dan ketentuan untuk mendapatkan Cashback belanja online tersebut.

Shutterstock
Ilustrasi: Belanja Online 

Untuk Apa Pemerintah Tawarkan Cashback Belanja Online? Ini Alasannya

TRIBUNKALTIM.CO - Ada kabar gembira lagi dari Pemerintah, ada Cashback belanja online up to Rp 750.000, cek syarat & ketentuan.

Dalam rangka HUT ke 75 RI, Pemerintah memberi cashbak hingga Rp 750.000 kepada warga yang melakukan transaksi belanja online.

Seperti halnya insentif Rp 600 ribu per bulan kepada karyawan swasta, Cashback belanja online ini merupakan bagian dari prorgam Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan memberikan stimulus kepada masyarakat yang membeli barang-barang buatan usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM).

Kata Luhut Binsar Pandjaitan, stimulus dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 itu berupa pengembalian uang ( Cashback) maksimal Rp 750.000 per konsumen.

 

Cashback belanja ini juga disebut program stimulus tambahan dari pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Dalam rangka momen 75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, saya sebagai bagian dari Pemerintah Indonesia merasa perlu untuk memberikan program stimulus tambahan bagi masyarakat sebagai konsumen untuk berbelanja produk dalam negeri buatan UMKM/IKM kita," tulis Luhut di akun Instagram @luhut.pandjaitan, Jumat (7/8/2020).

"Program ini nantinya akan memberikan potongan berupa Cashback maksimal hingga Rp 750.000 per konsumen.

Jadi, total stimulus bagi masyarakat yang disiapkan ini akan berjumlah sebesar Rp 7,6 triliun," lanjut Luhut Binsar Pandjaitan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved