Internasional

Analisa Eks Intelijen Inggris Mengenai Penyebab Ledakan di Beirut

Menurut European-Mediterranean Seismological Center (EMSC), jaraknya sekira 240 kilometer jauhnya dari Lebanon.

AFP
Ketika dipanaskan akan meleleh, terurai dan melepaskan gas beracun termasuk nitrogen oksida (NO x ) dan gas amonia (NH 3 ). 

Analisa Eks Intelijen Inggris Mengenai Penyebab Ledakan di Beirut

TRIBUNKALTIM.CO - Guncangan dahsyat di Lebanon terasa hingga Siprus, eks Intelijen Inggris yang juga Penjinak Bom beber analisa penyebab ledakan Beirut, benarkah karena Amonium Nitrat ?

Lebanon tengah berduka setelah diguncang ledakan dahsyat yang meluluhlantakkan wilayah di Kota Beirut, pada Selasa (4/8/2020), sekitar pukul 18.07 waktu setempat.

 

Ledakan yang mengguncang Beirut pada Selasa sore terasa di pulau tetangga Siprus.

Menurut European-Mediterranean Seismological Center (EMSC), jaraknya sekira 240 kilometer jauhnya dari Lebanon.

"Kami menerima sejumlah laporan dari Siprus yang tampaknya terkait dengan ledakan ini, melaporkan kebisingan dan jendela berderak," tulis EMSC melalui Twitter.

Beberapa pengguna media sosial juga menulis di Twitter.

Mereka merasakan ledakan di rumah mereka di Siprus.

"Ledakan itu terasa di Limassol, Siprus, jendela kita terguncang," cuit Elias Mavrokefalos.

"Aku memeriksa untuk melihat apakah kita dibom," ujar warga Limassol lain dalam tweet-nya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved