Lingkungan

Hindari Penangkapan Liar, Pemerintah Diminta Hentikan Ekspor Benih Lobster

Ekspor Benih bening Lobster (BBL) diminta untuk dihentikan, karena sangat merugikan masyarakat.

Editor: Geafry Necolsen
Zookey
Ekspor Benih bening Lobster (BBL) diminta untuk dihentikan, karena sangat merugikan masyarakat. 

Pak President Yth, 2 tahun terakhir saya tidak mampu menghentikan lebih dari 50 % penyelundupan Bibit Lobster dr Wil Indonesia ke Singapura maupun Vietnam.

Walau bila dilihat dr hasil penggagalan penyelundupan nilai estimasi hampir Rp 1 T.. yg berhasil keluar lebih dr 50% nya

 

Andai saja bibit2 Lobster tadi tidak diselundupkan;

di Laut .. maka musim hujan ini para nelayan penangkap Lobster akan merasakan Panen yg lebih dibandingkan 5 thn yg lalu.

tribunnews
EKSPOR LOBSTER - Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti bicara soal rencana pemerintah membuka keran ekspor lobster (twitter/susipudjiastuti)

Setiap tahun sejak Bapak memerintah penangkapan Lobster jumlahnya sudah mulai terasakan. Mereka bersyukur," tulisnya.

Menurut Susi, uang hingga backingan terhadap oknum yang kuat membuat perintahnya tidak 100 persen dilaksanakan.

Sehingga penyelundupan Benih-Benih Lobster ke Vietman masih ada yang lolos.

"Tanpa bibit Lobster dr kita Vietnam punya Ekspor Lobster & Industri Pembesaran Lobsternya akan Hancur & Rontok.

Namun 2 thn terakhir terutama 1 thn terakhir, sy tidak mampu menggagalkan penyelundupannya dg significant.

Terlalu besar uangnya hingga backing oknum2 besar & kuat ikut.

@susipudjiastuti Mohon maaf dalam 2 tahun terakhir saya gagal untuk menutup total penyelundupan bibit2 Lobster kita. Perintah saya tidak seratus % terlaksana," ungkapnya.

tribunnews
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti (Kolase Tribun Kaltim)

Lebih lanjut, Susi juga menyoroti soal pemberitaan mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengingatkan Menteri KKP Edhy Prabowo terkait ekspor Benih Lobster.

Menurut Susi, celah-celah untuk penyelundupan yang dilakukan oknum masih ada.

Ia pun meminta pemerintah tetap waspada terkait pengambilan bibit dari alam.

"Alhamdulilah, di lorong yg gelap ada harapan cahaya... Belajarlah kita dr alam .. Nener Bandeng sudah habis.

Beruntung kita sydah bisa memBenihkan. Lobster kita belum BISA

Jokowi meminta Menteri Edhy mengkaji lagi kebijakan ekspor Benih Lobster.

Tapi tetap kita harus waspada, pengambilan bibit di Alam semestinya tidak untk komersial besar2 an. S

idat yg telah dilarangpun diakali para penyelundup dg alasan budidaya. Ditangkaplah glasseel/ bibit sidat untuk pembesaran.

Alasan budidaya. Ternyata tetap diselundupkan.

Hingga sidatpun sudah hampir punah.

Cites apendix 2. Dan sidat belum bisa kita melakukan pemBenihan di penangkaran. Semua bibit alam. Contoh jelas adlh Nener Bandeng!!!

Di Alam sudah punah. Untuk sudah bisa pemBenihan buatan. Kalau tidak ikan bandeng asap tidak akan ada," ujarnya. 

 

Susi menjelaskan, hingga saat ini, orang-orang baru bisa melakukan pembesaran Benih Lobster, dan belum mampu membudidayakannya.

"Seharus..pengganti Ibu..seharusnya ber pikiran sama

Budidaya... Vietnam ber hasil...knp kita tdk?

Mkin Vietnam bisa menjadi mentor kita..utk belajar budidaya...," kata akun @Openmind_yg.

"@susipudjiastuti Bukan Budidaya !!! Tapi pembesaran saja!!!

kita belum mampu mengawinkan dan membuat Lobster hamil hingga kita bisa pijahkan sendiri.

Jadi yg dimaksud BUDIDAYA disini adalh PEMBESARAN saja," balas Susi.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved