Aplikasi

CLM (Corona Likelihood Metric), Kalkulator Corona yang Digunakan Pemprov Jakarta

CLM adalah sistem aplikasi yang meminta masyarakat mengisi formulir semacam self-assessment terhadap indikasi awal apakah mereka terpapar Covid-19

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
CLM adalah sistem aplikasi yang meminta masyarakat mengisi formulir semacam self-assessment terhadap indikasi awal apakah mereka terpapar Covid-19 atau tidak. 

CLM (Corona Likelihood Metric), Kalkulator Corona yang Digunakan Pemprov Jakarta

Corona Likelihood Metric atau CLM merupakan teknologi yang digunakan Kalculator Covid-19 di aplikasi Jaki milik Pemprov DKI Jakarta.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - CLM merupakan kependekan dari Corona Likelihood Metric.

CLM merupakan teknologi yang digunakan dalam Kalkulator COVID-19 milik Pemprov DKI Jakarta.

CLM juga membaca riwayat data kasus COVID-19 milik Dinkes DKI Jakarta sebagai pertimbangan hasil tes yang dijalankan.

CLM menggunakan teknologi berbasis machine learning yang bukan hanya dapat merekomendasikan hal yang harus kamu lakukan, tetapi juga menilai kelayakan untuk ikut tes PCR.

Teknologi ini diperkenalkan pertama kali di Indonesia oleh Harvard CLM Team.

Pemprov DKI Jakarta menyambut baik terobosan ini.

Kalkulator COVID-19 berteknologi CLM merupakan hasil kolaborasi bersama antara Jakarta Smart City, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Harvard CLM Team, dan Klakklik.id.

CLM bisa diakses melalui aplikasi Jaki yang bisa diunduh di Google Playstore.

Tujuan diberlakukannya CLM adalah untuk memberikan rekomendasi penanganan medis dan menyeleksi masyarakat yang benar-benar membutuhkan tes PCR.(1

 

  • Cara Menggunakannya

Hal yang paling penting untuk mengisi CLM adalah masyarakat harus jujur.

Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah masyarakat DKI Jakarta mengisi data identitas.

Pada pengisian ini harus sesuai dengan identitas di kartu identitas.

Tahap selanjutnya, masyarakat mengisi pertanyaan.

Pertanyaannya berisi tentang kondisi dan riwayat kesehatan, riwayat kontak dengan kasus COVID-19, hingga riwayat perjalanan.(1)

Di akhir nanti, masyarakat akan mendapatkan skor.

Apabila skor kurang dari ambang batas yang ditentukan, maka pengisi CLM akan direkomendasikan tidak melakukan perjalanan ke luar rumah.

Ini membuat pengisi Kalkulator Covid-19 ini mendapat prioritas tes Covid-19.

Jika kamu mendapatkan hasil prioritas tes CPR, maka sistem akan memberikan jadwal tes di faskes terdekat.

Jika skor di atas passing grade, maka kamu akan mendapat rekomendasi kesehatan sesuai kondisimu saat mengisi.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved