Virus Corona

Mengapa Sulit Menahan Diri Agar Tidak Menyentuh Wajah? Ternyata Dipicu Hal-hal Ini

Selama ini, banyak kegiatan yang mengharuskan kita menyentuh wajah, misalnya memakai make-up, menyikat gigi, atau menyisir rambut.

Mengapa Sulit Menahan Diri Agar Tidak Menyentuh Wajah? Ternyata Dipicu Hal-hal Ini
Dok Kementerian Luar Negeri
Apakah Indonesia kebal dengan virus ini? Atau seperti dugaan WHO dan Harvard University yang menduga, Indonesia tidak mampu mendeteksinya? 

Mengapa Sulit Menahan Diri Agar Tidak Menyentuh Wajah? Ternyata Dipicu Hal-hal Ini

TRIBUNKALTIM.CO - Saat virus corona menyebar ke seluruh dunia, orang-orang diminta menjaga jarak 2 meter, mencuci tangan, dan menghindari menyentuh wajah.

Berusaha untuk tidak menyentuh hidung atau mata sangat sulit dilakukan. Bahkan, tenaga kesehatan profesional yang diwajibkan melakukan hal ini juga kerap kali terjebak.

Menurut studi pada 2015 yang dipublikasikan pada American Journal of Infection Control, mahasiswa kedokteran yang mempelajari pencegahan penyakit menular misalnya, diketahui menyentuh wajah mereka 23 kali dalam sejam selama kuliah.

Mengapa sangat sulit untuk berhenti menyentuh wajah kita?

“Itu merupakan salah satu kebiasaan umum bagi setiap manusia,” kata Kevin Chapman, psikolog sekaligus pendiri dan direktur Kentucky Center for Anxiety and Related Disorders.

Selama ini, banyak kegiatan yang mengharuskan kita menyentuh wajah, misalnya memakai make-up, menyikat gigi, atau menyisir rambut.

Rutinitas ini akhirnya tanpa disadari membuat kita kerap menyentuh wajah tanpa disengaja—termasuk menggosok mata setelah menyentuh benda di tempat umum.

Menyentuh wajah memungkinkan seseorang untuk mengatur ‘presentasi’-nya di depan umum dan menunjukkan kepada orang lain bahwa mereka sadar diri.

Menyentuh wajah bisa jadi semakin sering dilakukan oleh mereka yang mengidap kecemasan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved