Teknologi Militer

Kilo Class, Kapal Selam yang Akan Dibeli Indonesia, Bisa Tembakkan Rudal Jarak Jauh

kedepannya Indonesia akan membuat tiga buah lagi kapal selam dengan bantuan Korsel namun belum ditentukan apa jenisnya.

istimewa
Kilo Class atau yang dikenal di Rusia yakni Project 877 dibuat pada tahun 1980. 

Pantas saja Indonesia kesengsem dengan Improved Kilo class yang mempunyai segudang kemampuan mumpuni walau hanya kapal selam diesel-elektrik.

Bahkan pada saat Menteri Pertahanan Indonesia dijabat Purnomo Yusgiantoro, rencana pembelian Kilo Class hampir sudah final.

Kabar yang berhembus saat itu Purnomo membeli kapal selam ini untuk hadapi ancaman dari Australia.

Namun ia membantah kabar tersebut.

"Saya tidak pernah mengatakan ancaman dari selatan dalam buku putih. Dalam rencana itu, dalam konteks regional yang diprioritaskan, itu di perbatasan," katanya kepada wartawan saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (6/12/2013) silam seperti dikutip dari Kompas.com.

Mantan Menhan Indonesia Purnomo YusgiantoroTRIBUNNEWS/DANY PERMANA - Mantan Menhan Indonesia Purnomo Yusgiantoro

Kapal selam ini nantinya akan ditempatkan di lima checkpoint, yaitu Selat Sunda, Selat Lombok, dan tiga checkpoint di wilayah timur perairan Indonesia.

Purnomo mengatakan kapal selam jenis Kilo Class yang dibeli dari Rusia adalah kapal selam bekas yang akan dimodernisasi, termasuk dilengkapi peluru kendali jarak jauh.

Namun, ia mengatakan kapal selam itu masih dioperasionalkan oleh AL Rusia.

"Di dalam military base-nya, mereka punya ratusan kapal selam yang masih digunakan," kata Purnomo.

Bahkan KSAL TNI AL Laksamana Marsetio saat itu sudah mengirim tim ke AL Rusia untuk mengecek kesiapaan Kilo Class.

"Kemampuannya yang memiliki peluru kendali yang bisa ditembakkan dari bawah permukaan (laut) dengan jarak jauh. Itu yang kita enggak punya," kata Marsetio saat itu.

Seiring berjalannya waktu pengadaan ini menguap dan buram, entah direalisasikan atau tidak. 

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved