Internasional

Berniat Gempur China, 60 Persen Kekuatan US Navy Sudah Bercokol di Asia-Pasifik

Militer AS mengerahkan kapal perang dengan jumlah yang "belum pernah terjadi sebelumnya" ke wilayah Asia-Pasifik

Berniat Gempur China, 60 Persen Kekuatan US Navy Sudah Bercokol di Asia-Pasifik
US Pacific Fleet
US Pacific Fleet 

Berniat Gempur China, 60 Persen Kekuatan US Navy Sudah Bercokol di Asia-Pasifik

TRIBUNKALTIM.CO - Amerika Serikat (AS) siap sedia gempur China. Pasalnya China semakin jumawa dan malah cari gara-gara kepada negara lain di Asia.

Tentu AS yang hegemoninya hendak dicaplok China uring-uringan.

Militer AS mengerahkan kapal perang dengan jumlah yang "belum pernah terjadi sebelumnya" ke wilayah Asia-Pasifik, meningkatkan risiko insiden dengan Angkatan Laut China, menurut seorang pejabat senior China.

Ketegangan antara kedua negara adikuasa melonjak di berbagai bidang sejak Presiden Donald Trump menjabat pada 2017 lalu, dengan AS dan China melenturkan otot diplomatik dan militer mereka.

Operasi "kebebasan navigasi" AS di Laut China Selatan, tempat China dan negara-negara tetangga saling bersengketa, membuat marah Beijing, dan Angkatan Laut Tiongkok biasanya memperingatkan kapal-kapal perang negeri uak Sam.

Tetapi, Beijing telah membuat marah negara-negara lain dengan membangun pulau-pulau buatan dengan instalasi militer di beberapa bagian Laut China Selatan.

Pulau Woody atau Yongxing adalah yang terbesar dalam jajaran Kepulauan Paracel yang disengketakan di Laut China Selatan.
Pulau Woody atau Yongxing adalah yang terbesar dalam jajaran Kepulauan Paracel yang disengketakan di Laut China Selatan. (Wikipedia)

"Pengerahan militer AS di kawasan Asia-Pasifik belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wu Shicun, Presiden Institut Nasional Studi Laut China Selatan, sebuah lembaga think tank Pemerintah China.

"Kemungkinan insiden militer atau tembakan tak sengaja yang ditembakkan meningkat," ujar dia, Selasa (23/6), seperti dikutip Channelnewsasia.com. "Jika krisis meletus, dampak pada hubungan bilateral akan menjadi bencana besar".

AS mengerahkan 375.000

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved