Puring Ayu Ting Ting, Tanaman Hias yang Sedang Naik Daun

Untuk pelanggan dari Bone, biasanya sekali beli bisa sampai Rp 5 juta karena yang dibeli kebanyakan jenis puring yang langka.

Tribun Jatim
Tanaman hias puring 

Karena itu, puring itu sering tumbuh liar di mana-mana, bahkan tak jarang dijadikan pagar pekarangan.

 

"Bagi orang yang nggak paham ya seperti itu. Bisa dijadikan pagar pekarangan, juga bisa dibuat pakan kambing," paparnya yang mengaku sudah enam tahun menekuni usaha itu.

Ia mengaku, awalnya ia membudidayakan puring itu karena dapat pesanan dari temannya, untuk disuruh membuat taman di beberapa tepi jalan raya di wilayah Kabupaten Blitar. Karena tak punya stok, bapak dua anak ini beli ke Kota Batu.

"Di Batu, katanya bunga itu cukup laku keras sehingga kami akhirnya mulai membudidayakan dengan mencari di pagar pekarangan orang," ujarnya.

Dari coba-coba itu, akhirnya banyak pembeli yang datang. Kini, ia punya empat empat lahan, tiga di antaranya buat pembibitan sedang satu lahan lagi buat mendisplay bunga puring yang siap dijual.

Ia mengaku sudah punya stok berbagai varietas puring, mulai lokal, sampai yang langka. Seperti puring Poskar, dan Kirana, yang punya karakter daunnya bersinar jika kena sorot lampu.

Itu karena warna daunnya mengkilat agak kekuning-kuningan dengan paduan hitam kemerah-merahan dan bentuk daunnya oval.

Sementara, puring mentimun dan sakura, daunnya panjang, warnanya bervariasi. Itu domonasi warna hijau dengan bibir daun agak kekuning-kuningan. Itu kebanyakan disuka pembeli lokal.

Ada satu lagi jenis puring kura-kura. Itu disuka banyak peminat karena daunnya melintir dengan daun lebar. Sedang, daunnya yang panjang melintir itu jenis puring jet dan keris.

"Meski bisa dibilang langka namun harganya tak mahal atau sekitar Rp 80 ribu per polibek, dengan tinggi sekitar 1 meter. Jenis ini laku keras karena bentuknya bagus namun terjangkau," ujarnya yang mengaku bisa menghidupi keluarganya dari usaha budidaya puring tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved