Kesehatan

Dokter Mata & Psychiatrist Juga Berikan Peringatan Efek Samping Obat Dexamethasone, Bikin Halusinasi

Mengonsumsi obat ini harus dalam pengawasan dokter. Gak usah nyetok-nyetok,bunyi peringatan itu.

Dokter Mata & Psychiatrist Juga Berikan Peringatan Efek Samping Obat Dexamethasone, Bikin Halusinasi
istimewa
KEGUNAAN DEXAMETAHSONE - Dexamethasone (deksametason) merupakan obat pertama yang terbukti efektif mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 dengan kondisi parah. 

Dokter Mata & Psychiatrist Juga Berikan Peringatan Efek Samping Obat Dexamethasone, Bikin Halusinasi

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Baru-baru ini para ilmuwan dari Universitas Oxford melakukan pengujian obat dexamethasone pada 2.000 pasien terinferinfeksi virus corona baru atau Covid-19.

Mereka membandingkan dengan 4.000 pasien yang tidak mendapatkan dexamethasone. telah menemukan obat untuk mengatasi virus corona baru atau Covid-19.

Obat tersebut adalah dexamethasone.

Dexamethasone ini termasuk dalam kategori obat kortikosteroid.

Dalam penelitian tersebut menyebutkan sekitar 19 dari 20 pasien yang terinfeksi Covid-19 sembuh tanpa harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca: Dexamethasone

Seorang apoteker memegang sekotak tablet dexamethasone di sebuah toko kimia di London. Steroid dexamethasone pada Selasa (16/6/2020) diperlihatkan sebagai obat pertama yang secara signifikan mengurangi risiko kematian pada kasus pasien COVID-19 yang parah. Uji coba ini dipuji sebagai
Seorang apoteker memegang sekotak tablet dexamethasone di sebuah toko kimia di London. Steroid dexamethasone pada Selasa (16/6/2020) diperlihatkan sebagai obat pertama yang secara signifikan mengurangi risiko kematian pada kasus pasien COVID-19 yang parah. Uji coba ini dipuji sebagai "terobosan besar" dalam perang melawan Covid-19. (AFP/Justin Tallis)

Ditambah lagi, dexamethasone terbukti menyembuhkan pasien kritis atau dalam kondisi parah.

Di Inggris, dexamethasone digunakan sejak awal terjadinya pandemi virus corona dan sudah menyelamatkan sekitar 5.000 nyawa.

Selain itu, sambutan baik juga datang dari World Health Organization (WHO)terkait penggunaan dexamethasone untuk mengobati pasien Covid-19 yang sedang dalam kondisi kritis.

Namun, WHO menegaskan, temuan awal tersebut baru efektif pada pasien Covid-19 dalam kondisi kritis.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved