Virus Corona

Jam Kerja ASN, Pegawai BUMN/Swasta Dibagi 2 Gelombang Demi Cegah Corona

Hal ini menyusul telah dimulainya aktivitas ekonomi masyarakat di tengah masa transisi kenormalan baru atau new normal.

Jam Kerja ASN, Pegawai BUMN/Swasta Dibagi 2 Gelombang Demi Cegah Corona
Tribunnews
Aparatur Sipil Negara 

Jam Kerja ASN, Pegawai BUMN/Swasta Dibagi 2 Gelombang Demi Cegah Corona

TRIBUNKALTIM.CO - Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau covid-10, pemerintah akan membagi jam kerja pegawai menjadi dua gelombang.

Hal ini menyusul telah dimulainya aktivitas ekonomi masyarakat di tengah masa transisi kenormalan baru atau new normal.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pegawai, mulai dari aparatur sipil negara ( ASN), pegawai BUMN, dan pegawai swasta.

Dimulainya aktivitas masyarakat, menurut Yuri, akan mengakibatkan penerapan physical distancing atau pengaturan jarak sosial masyarakat, khususnya di sarana transportasi umum yang digunakan untuk menuju tempat kerja, akan sulit untuk dilakukan.

Sebagai contoh, ia mengungkapkan, hampir 75 persen pengguna moda transportasi kereta rel listrik (KRL) atau commuter line merupakan pekerja, baik itu ASN, pegawai BUMN, maupun swasta.

Dari presentase tersebut, 45 persen di antaranya melakukan perjalanan antara pukul 05.30 hingga 06.30 WIB.

"Ini yang kemudian akan sulit untuk mempertahankan tentang physical distancing," kata dia.

Guna meminimalisir resiko penularan virus Corona di moda transportasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja pada Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat yang Produktif dan Aman dari covid-19 di Wilayah Jabodetabek.

Yuri menambahkan, ada dua pengaturan jam dimulainya bekerja di dalam SE tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved