Virus Corona

Sering Salah Kaprah Hasil Rapid Test, Berikut Penjelasan Dokter

Tak sedikit yang memaknai hasil rapid test sebagai rujukan seseorang telah terinfeksi Virus Corona atau tidak.

Sering Salah Kaprah Hasil Rapid Test, Berikut Penjelasan Dokter
KOMPAS
Tak sedikit yang memaknai hasil rapid test sebagai rujukan seseorang telah terinfeksi Virus Corona atau tidak. 

Sering Salah Kaprah Hasil Rapid Test, Berikut Penjelasan Dokter

TRIBUNKALTIM.CO - Salah kaprah hasil rapid test, Dokter berikan penjelasan, hati-hati gunakan istilah positif dan negatif covid-19 atau Virus Corona.

Tak sedikit yang memaknai hasil rapid test sebagai rujukan seseorang telah terinfeksi Virus Corona atau tidak.

Bahkan hasil rapid test kerap dikaitkan dengan istilah positif dan negatif covid-19

 

Menanggapi hal tersebut Dokter yang juga akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memberikan penjelasan.

Hasil rapid test reaktif belum tentu menunjukkan seseorang positif covid-19.

Begitu juga sebaliknya, hasil rapid test non-reaktif belum tentu juga menunjukkan seseorang pasti negatif virus corona.

Akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK., Phd., mulanya menjelaskan penyebutan hasil rapid test itu yang benar adalah reaktif atau non-raktif, bukan positif atau negatif.

Dia menyebut, salah satu sumber pemicu masalah dalam pandemi covid-19 selama ini adalah stigma yang dipicu oleh salah kaprah penyebutan.

dr. Tonang menerangkan, kata-kata ' positif ' ini harus hati-hati digunakan dalam menyampaikan tentang hasil rapid test covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved