Politik

Tak Sanggup Tambah Anggaran, Walikota Balikpapan Minta KPU dan Bawaslu Efisiensi Anggaran Pilkada

Pemkot Balikpapan mengaku tak sanggup mengalokasikan anggaran tambahan.

Tribun Kaltim
Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat berada di jumpa pers bersama awak media terkait konfirmasi satu warga Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur positif Virus Corona, Kamis (19/3/2020). 

Tak Sanggup Tambah Anggaran, Walikota Balikpapan Minta KPU dan Bawaslu Efisiensi Anggaran Pilkada

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Berbicara keberlangsungan Pilkada Balikpapan yang akan dihelat pada 9 Desember 2020.

Pemerintah Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur ( Pemkot Balikpapan ) mengaku tak sanggup mengalokasikan anggaran tambahan.

Pada dasarnya daerah siap saja melaksanakan, tapi jika ada penambahan anggaran untuk rapid test dan APD maka daerah tidak sanggup.

"Sudah kita sampaikan melalui APEKSI," ujar Walikota Balikpapan Rizal Effendi kepada TribunKaltim.co

Sebab semua alokasi anggaran telah habis direfocusing untuk penanggulangan covid-19.

"Jadi apabila ada usulan, kita minta itu bisa ditanggulangi oleh APBN, daerah sudah tidak sanggup," tegasnya pada Sabtu (6/6/2020). 

Sebagai informasi, Berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), total anggaran yang disetujui untuk pelaksanaan Pilkada Balikpapan tahun 2020 tercatat mencapai Rp 73 miliar.

Untuk tahap awal, pencairan mencapai 40 persen dari dana yang diajukan atau sebesar Rp 28,1 miliar yang dialokasikan dari APBD Perubahan Kota Balikpapan tahun 2019.Namun pencairan sisa anggaran Pilkada di APBD 2020 untuk sementara waktu masih menunggu ditunggu selama masa pandemi covid-19.

"Kita akan jelaskan kepada KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan, penambahan anggaran itu sangat sulit untuk bisa kita penuhi," ujar Rizal Effendi

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah Kota Balikpapan pun akan menyurati KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan.

Adapun pihaknya akan meminta untuk dilakukan efisiensi dan pergeseran sejumlah anggaran terhadap keperluan yang kurang diperlukan.

"Karena ini juga ada covid, maka mungkin beberapa sosialisasi tidak bisa dilaksanakan, sehingga anggarannya mungkin bisa digunakan untuk kepentingan yang baru," pungkas Rizal Effendi

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved