Virus Corona

Kata Menristek, Virus Corona yang Masuk ke Indonesia Bukan Kategori Utama, Apa Maksudnya?

Dari hasil penelitian tersebut ada penemuan terbaru tentang virus Corona yang beredar di Indonesia

Tribunnews
Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020) 

Kata Menristek, Virus Corona yang Masuk ke Indonesia Bukan Kategori Utama, Apa Maksudnya?

TRIBUNKALTIM.CO - Penyebaran virus Corona di Indonesia masih terus terjadi.

Sejumlah ilmuwan termasuk Indonesia masih terus meneliti karateristik dari covid-19 ini.

Dari hasil penelitian tersebut ada penemuan terbaru tentang virus Corona yang beredar di Indonesia

Bambang mengatakan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman telah mengirimkan whole genome secuencing virua corona dari Indonesia ke lembaga GISAID.

"Eijkman sudah mengirim yang namanya Whole Genome Secuencing ya, ada 3 yang pertama dikirim. Ternyata tiga-tiganya hanya tidak tergolong yang disebut sebagai kategori utama dari Covid-19," ujar Bambang saat diskusi webinar, Selasa (2/6/2020).

 

Bambang mengatakan GISAID membagi virus corona menjadi tiga kategori yakni S, G, dan V. Virus corona yang berasal dari Indonesia tidak masuk dalam kategori tersebut.

Dirinya mengatakan virus corona di Indonesia dinyatakan masuk dalam jenis lain-lain.

"Dia masuk kategori lain-lain sehingga memang di GISAID sendiri sedang dilakukan analisa lebih dalam apakah nantinya kategori virus itu harus diperbanyak. Tidak hanya tiga seperti yang mereka analisa saat ini," ungkap Bambang.

Menurut Bambang penularan virus corona bahkan lebih cepat dibanding virus SARS.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved