Virus Corona

Pakai Masker Saja Tak Cukup, Ahli Temukan Fakta Baru, Corona Bisa Menular dengan Cepat

Dunia belum sembuh dari pandemi corona. Virus dengan seribu wajah ini disebut bisa menular dengan sangat cepat.

Editor: Geafry Necolsen
KOMPAS
Test Covid-19 

Pakai Masker Saja Tak Cukup, Ahli Temukan Fakta Baru, Corona Bisa Menular dengan Cepat

TRIBUNKALTIM.CO - Penyebaran virus Corona kini telah terjadi di hampir seluruh negara-negara di dunia.

Virus bernama lain covid-19 ini juga punya karateristik penularan yang sangat cepat. Sehingga dari hari ke hari pasien yang terinfeksi terus bertambah   

Terbukti hanya dalam hitungan bulan, jutaan orang di dunia sudah terinfeksi.

 

Lalu apa itu virus corona?

Gejala umum terinfeksi berupa hidung tersumbat, batuk, radang tenggorokan, dan sakit kepala.

Selanjutnya, untuk mereka yang memiliki sistem imun yang rendah, contohnya anak kecil dan para lansia, risiko virus menjadi penyakit pernapasan lebih besar dari mereka yang imunitasnya tinggi.

Pihak berwenang mengatakan virus Corona Wuhan telah menyebar dari hewan ke manusia, dapat ditularkan antar manusia, dan pada manusia dengan imunitas rendah kasusnya menjadi pneumonia.

Pneumonia dan SARS serta MERS terbilang cukup mirip, bedanya SARS dan MERS tercatat membutuhkan waktu lebih lama untuk berkembang dari virus menjadi penyakit.

Para ahli sedang mencoba memahami bagaimana virus tersebut tetap menyebar dari satu inang hidup ke inang hidup lainnya.

Risiko penyebaran paling besar terjadi di rumah sakit atau tempat publik yang ramai lainnya. Tercatat, 14 dokter dan perawat yang mengoperasi 1 pasien tiba-tiba terinfeksi semuanya.

Menariknya, pasien tersebut justru sebelumnya tidak diketahui jika menjadi inang virus tersebut.

Ilmuwan di China mengatakan virus ini 'melompat' dari kelelawar ke ular, yang dijual di pasar ikan di Wuhan, baru selanjutnya ke manusia.

Namun masih jadi pertanyaan bagaimana virus tersebut beradaptasi dengan cepat dari organisme berdarah dingin ke organisme berdarah panas.

Masih perlu dilakukan pengujian lebih lanjut untuk tentukan sumber hewan yang menjadi inang awal virus ini.

 Gejala umum dan risiko virus Corona

China telah mengadopsi pencegahan dan pengukuran terkontrol yang digunakan untuk epidemi besar seperti kolera.

Artinya, petugas kesehatan memiliki kuasa untuk mengunci area yang terinfeksi dan pasien yang dikarantina.

Sementara waktu, Wuhan telah menutup bandara dan stasiun kereta api untuk penumpang yang akan bepergian.

Semua transportasi publik juga masih ditahan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
1215 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved