Virus Corona

Ogah Pakai Masker, Presiden Amerika Serikat Konsumsi Obat yang Banyak Dijual di Indonesia

Donald Trump selalu menolak pakai masker, ternyata, obat yang jadi andalannya itu ternyata banyak beredar di Indonesia.

Editor: Geafry Necolsen
Twitter
FOTO Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela forum G20 di Hamburg, Jerman tahun 2017 lalu. 

Ogah Pakai Masker, Setiap Hari Donald Trump Konsumsi Obat yang Banyak Dijual di Indonesia

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ternyata punya cara tersendiri mencegah tertular virus Corona atau covid-19.

Selama ini selalu menolak pakai masker, apa rahasia yang membuat yakin bakal tetap aman?

Dan ternyata, obat yang jadi andalannya itu ternyata banyak beredar di Indonesia, obat apa ya?

Dia mengaku setiap hari mengonsumsi satu butir hydroxychloroquine.

"Saya meminum (hydroxychloroquine) selama sepekan setengah. Satu pil setiap hari," kata Trump kepada para wartawan di Gedung Putih, Washington DC, Senin (18/5/2020) waktu setempat atau Selasa WIB.

Presiden berusia 73 tahun yang melakukan tes covid-19 setiap hari itu menambahkan, ia telah bertanya kepada dokter Gedung Putih apakah oke untuk mengkonsumsi obat tersebut.

Menurut Trump sang dokter memberitahunya, "Ya, kalau Anda mau."

Trump sering mempromosikan pil kina sebagai pengobatan potensial virus Corona.

Namun penelitian selanjutnya membuktikan obat tersebut tidak membantu.

Pengungkapan itu muncul saat Moderna Inc melaporkan kemajuan dalam vaksin potensial covid-19.

Obat satu-satunya yang muncul sebagai pengobatan potensial adalah remdesivir buatan Gilead Sciences Inc, yang disediakan untuk pasien rumah sakit.

Fox News Channel, tak lama seusai adanya pernyataan Trump, mewawancarai Dr Bob Lahita, yang memperingatkan masyarakat agar tidak mengkonsumsi hydroxychloroquine.

"Tidak ada pengaruh yang kami lihat dan kami telah mengobati banyak pasien menggunakan itu (hydroxychloroquine)," katanya.

Pengakuan itu merupakan perkembangan dramatis dalam upaya Trump untuk mempromosikan hydroxychloroquine.

Karena obat ini diresepkan untuk mengobati malaria dan kondisi lainnya, Trump telah menjadikannya aman dan menyarankan pasien virus Corona untuk mencobanya.

Sebuah penelitian menunjukkan obat itu tidak bekerja melawan covid-19 dan dapat mengakibatkan masalah jantung.

Penelitian itu dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association.

Ini mengikuti sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine yang juga menunjukkan obat itu tidak mampu melawan virus.

Bahkan sebelum laporan ini diterbitkan, FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) dan National Institutes of Health mengeluarkan peringatan tentang penggunaan obat itu untuk pasien virus Corona.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
1220 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved