Virus Corona

Didesak Banyak Negara, China Akhirnya Izinkan Penyelidikan Virus Corona, Syaratnya WHO Hadir

Presiden China Xi Jinping memberikan syarat untuk dimulainya investigasi, satu diantaranya ketelibatan WHO.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Laboratorium Wuhan ini menyimpan lebih dari 1.500 virus mematikan, termasuk virus corona. 

Didesak Banyak Negara, China Akhirnya Izinkan Penyelidikan Virus Corona, Syaratnya WHO Hadir

TRIBUNKALTIM.CO - Akhirnya Presiden China Xi Jinping menyerah, persilakan penyelidikan asal Virus Corona, syaratnya ada WHO.

China akhirnya menyetujui adanya investigasi mengenai asal mula Virus Corona penyebab covid-19.

Sebelumnya, Amerika Serikat yang dipimpin Presiden Donald Trump bersama sejumlah negara lain terus menuding Virus Corona merupakan kelalaian China dan mendesak untuk dilakukan investigasi.

Oganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan evaluasi independen terhadap tanggapan global virus corona akan diluncurkan sesegera mungkin.

 

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan janji tersebut dalam pertemuan virtual badan pembuat keputusan WHO, Majelis Kesehatan Dunia.

Dalam forum tersebut Presiden China Xi Jinping membela penanganan krisis virus corona di negaranya.

Dalam banyak kesempatan Presiden AS Donald Trump secara tajam mempertanyakan kinerja WHO selama pandemi dan melontarkan kritik terhadap China terkait penanganan pada tahap awal krisis.

Tedros mengatakan tinjauan itu akan dilakukan pada saat yang tepat.

"Kita semua memiliki sesuatu untuk dipelajari dari pandemi. Setiap negara dan setiap organisasi harus memeriksa responsnya dan belajar dari pengalamannya.

WHO berkomitmen untuk transparans, akuntabilitas, dan melakukan pembenahan berkelanjutan," kata Tedros, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, risiko tetap tinggi dan jalan panjang masih harus dilalui.

Tedros mengatakan tes pendahuluan di beberapa negara menunjukkan paling banyak 20 persen populasi telah tertular penyakit ini tetapi di banyak tempat populasi yang tertular
kurang dari 10 persen.

Sebuah resolusi yang dirancang oleh Uni Eropa menyerukan evaluasi independen terhadap kinerja WHO. Resolusi itu tampaknya telah memenangi dukungan konsensus diantara 194 negara.

China sebelumnya menentang seruan untuk meninjau asal dan penyebaran virus corona, tetapi Presiden Xi Jinping memberi sinyal Beijing akan menerima evaluasi yang tidak memihak atas respon global begitu pandemi berhasil dikendalikan.

"Pekerjaan ini membutuhkan sikap ilmiah dan profesional, dan perlu dipimpin oleh WHO.

Prinsip-prinsip objektivitas dan keadilan perlu ditegakkan," kata Xi dalam pertemuan itu melalui video.

Menyebut pandemi sebagai darurat kesehatan publik global paling serius sejak akhir Perang Dunia Kedua, Xi mengatakan selama ini China telah bertindak secara terbuka dan transparan serta bertanggung jawab.

Pandemi itu telah menewaskan lebih dari 310.000 orang di seluruh dunia.

"China mendukung evaluasi komprehensif respons global terhadap epidemi setelah epidemi global terkendali, untuk merangkum pengalaman dan memperbaiki kekurangan," kata Xi Jinping.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved