Virus Corona

Berseteru dengan China Soal Corona, Amerika Mengancam Organisasi Kesehatan Dunia

kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah memulai serangan baru ke China melalui Surat resmi yang ditujukan ke petinggi Badan Kesehatan ( WHO )

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Kolase: Xi Jinping dan Donald Trump 

Berseteru dengan China Soal Corona, Amerika Mengancam Organisasi Kesehatan Dunia

TRIBUNKALTIM.CO - Tak main-main soal Virus Corona, Amerika Serikat kini melancarkan serangan baru ke China, Donald Trump kirim ancaman ke petinggi WHO.

Amerika Serikat terus-terusan menuding China harus bertanggung jawab terhadap pandemi Virus Corona di dunia.

Bahkan kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah memulai serangan baru ke China melalui Surat resmi yang ditujukan ke petinggi Badan Kesehatan ( WHO ).

Kini Donald Trump mengirim Surat ultimatum kepada WHO terkait penanganan Virus Corona.

 

Dalam Surat resmi, presiden Amerika Serikat itu turut menyinggung China soal Virus Corona serta mengancam WHO.

Tak tanggung-tanggung, Donald Trump mengancam bakal menarik semua pendanaan dari badan yang bernaung di bawah PBB itu.

Surat itu berisi ultimatum kepada induk kesehatan internasional agar dalam 30 hari ke depan, mereka melakukan "peningkatan substantif".

Jika dalam satu bulan tidak ada perubahan seperti yang diinginkan Amerika Serikat, maka WHO bisa kehilangan ratusan juta dollar sumbangan dan keanggotaan Negeri Donald Trump.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengkritik organisasi pimpinan Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang dianggap tak becus merespons Virus Corona pada akhir Desember 2019.

Presiden yang tengah berjuang terpilih lagi dalam Pilpres Amerika Serikat 2020 itu mengkritik China, yang dianggap menyembunyikan data sebenarnya.

Taipan real estate itu juga menyalahkan WHO karena dianggap membantu Pemerintah Xi Jinping.

Bahkan, Donald Trump menyebut WHO sebagai "boneka Negeri Panda".

Berulang kali China membantah tuduhan itu.

Melalui Presiden Xi Jinping, China menegaskan sudah merilis informasi secara terbuka dan transparan.

Saat ini, Amerika Serikat adalah negara paling terdampak covid-19, dengan 1,5 juta kasus infeksi dengan 90.000 korban meninggal.

Seperti apa Surat ultimatum itu? Dilansir BBC Selasa (19/5/2020), Donald Trump mempublikasikan Surat ancaman kepada Dr Tedros itu di Twitter, sehari setelah kritikan Gedung Putih ke WHO.

Dalam pertemuan virtual Dewan Kesehatan Dunia, Menteri Kesehatan Amerika Serikat Alex Azar menuding Jenewa membiarkan covid-19 tak terkendali dan "menyebabkan hilanngnya banyak nyawa".

Dalam suratnya kepada Tedros, Donald Trump menuding organisasi itu mengalami "kekurangan kebebasan yang memprihatinkan" dari China.

Di antara tudingannya, sang prsiden menyatakan organisasi yang dipimpin Tedros "konsisten mengabaikan" apa yang dia sebut "laporan kredibel".

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
1219 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved