Ekonomi

Penjualan Properti Anjlok 43 Persen, 30 Juta Pekerja Berpotensi Kena PHK

Pandemi Corona bukan saja mempengaruhi sisi kesehatan tetapi juga berimbas ke sektor sosial ekonomi masyarakatnya.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Ilustrasi. Proyek pembangunan perumahan 

Seperti dikutip laman bi.go.id, angka ini lebih rendah dibandingkan 1,77 persen yoy pada kuartal sebelumnya. "Perlambatan IHPR diprakirakan akan berlanjut pada triwulan II 2020 dengan tumbuh sebesar 1,56 persen yoy," tulis keterangan tersebut.

Sementara itu, BI juga melaporkan bahwa penjualan properti residensial pada kuartal I 2020 menurun signifikan. Hasil survei harga properti residensial mengindikasikan bahwa penjualan properti residensial mengalami kontraksi yang cukup dalam sebesar minus 43,19 persen yoy.

Ini jauh lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang tumbuh terbatas sebesar 1,19 persen (yoy). Adapun, penurunan penjualan properti residensial tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah.

Wujud perumahan Jokowi atau rumah MBR Pesona Bukit Batuah Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan Kalimantan Timur.
Wujud perumahan Jokowi atau rumah MBR Pesona Bukit Batuah Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Hasil survei juga menunjukkan bahwa dana internal perusahaan masih memiliki porsi terbesar dalam komposisi sumber pembiayaan utama proyek perumahan.

Hal tersebut tercermin dari penggunaan dana internal developer yang dominan hingga mencapai 61,63 persen. Sementara itu, mayoritas konsumen masih mengandalkan pembiayaan perbankan dalam membeli properti residensial. 

Persentase jumlah konsumen yang menggunakan fasilitas KPR dalam pembelian properti residensial adalah sebesar 74,73 persen.

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved