Virus Corona

Kota Solo Kini Bebas Corona, Bagiamana Cara Mereka Menanganinya?

Sebelumnya, status KLB dicanangkan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo melalui rapat koordinasi yang di gelar pada Jumat (13/3/2020) lalu.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Update virus corona 

Kota Solo Kini Bebas Corona, Bagiamana Cara Mereka Menanganinya?

TRIBUNKALTIM.CO - Kota Solo membuktikan berhasil mengatasi pandemi Virus Corona, lantaran saat ini mencatat nol pasien Virus Corona, Kamis (1/4/2020) pagi.

Artinya tidak ada lagi pasien yang dinyatakan positif covid-19 di kota asal Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) ini.

Bahkan bisa dibilang Kota Solo jadi yang pertama menerapkan lockdown lokal dan social distancing demi mencegah penyebaran Virus Corona.

Sebelumnya, status KLB dicanangkan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo melalui rapat koordinasi yang di gelar pada Jumat (13/3/2020) lalu.

 

Rapat darurat tersebut digelar setelah adanya dua pasien positif covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo.

Namun, akhirnya pada Selasa (31/3/2020), semua pasien positif covid-19 yang dirawat di Solo telah dinyatakan sembuh dari Virus Corona.

Berikut fakta tentang kota Solo yang kini bebas dari covid-19.

1. Kasus Pertama Positif covid-19

Dilansir Kompas.com, Jumat (13/3/2020), awalnya ada seorang warga Solo yang mengeluhkan batuk, pilek dan demam seusai menghadiri seminar di Bogor.

Setelah memeriksakan diri ke sejumlah rumah sakit di Solo, pasien tersebut tetap tak kunjung sembuh.

Pasien yang berusia 59 tahun dan berjenis kelamin laki-laki tersebut kemudian dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo pada Minggu (8/3/2020), lantaran demam mencapai 38 derajat.

Pada hari yang sama, seorang pasien wanita asal Kabupaten Wonogiri juga dirujuk ke RSUD dr Moewardi Solo karena memiliki gejala yang serupa.

Kedua pasien tersebut harus menjalani perawatan di ruang isolasi sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Namun, akhirnya pasien yan berjenis kelamin laki-laki meninggal saat rumah sakit masih menunggu hasil swabs test Virus Corona dari pemerintah pusat.

"Satu pasien masih dirawat di ruang isolasi, namun satu pasien meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020) pukul 13.00 WIB.

Meninggal disebabkan karena gagal nafas atau pneumonia," jelas Dokter Spesialis Paru RSUD Dr Moewardi Surakarta Harsini, saat konferensi pers di kantor Dinkes Jateng, Kamis (12/3/2020).

Diketahui pasien yang meninggal dan pasien yang masih diisolasi tersebut tidak memiliki riwayat pergi keluar negeri, hanya menghadiri seminar di Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa (25/2/2020) hingga Jumat (28/2/2020).
"Dua pasien itu sama-sama datang ke acara seminar di Bogor," ujar Harsini.

Ia menjelaskan, dua pasien tersebut mengeluhkan batuk, pilek hingga demam, sehari berselang sepulang dari Bogor.

Hasil tes laboratorium baru diumumkan pada Jumat (13/3/2020), dan dari hasil tersebut, kedua pasien dinyatakan positif Virus Corona.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (Tribun Solo)

 

Sumber: Tribun Kaltim

Halaman selanjutnya

2. Wali Kota Tetapkan Solo 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved