Virus Corona

Panik, Warga Jerman Borong Makanan dalam Kaleng

Di supermarket, banyak warga Jerman bersiap-siap akan adanya kemungkinan mereka harus dikarantina di rumah.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Makanan dalam kaleng 

Panik, Warga Jerman Borong Makanan dalam Kaleng

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Jerman perlahan mulai dilanda kepanikan berkaitan dengan terus menyebarnya wabah virus korona. Virus korona menjadi topik pembicaraan hampir di mana-mana, di bus, kereta api, dan kantor.

Di supermarket, banyak warga Jerman bersiap-siap akan adanya kemungkinan mereka harus dikarantina di rumah.

Pada awal pekan ini, sejumlah supermarket besar menyatakan tidak melihat adanya kecenderungan pembelian bahan pokok berlebihan oleh masyarakat.

Namun kini ceritanya menjadi berbeda, demikian ungkap humas jejaring supermarket REWE Group, Kristina Schutz, kepada DW.

"Kita sekarang dapat melihat (adanya) meningkatkan perilaku pembelian, terutama untuk makanan dan bahan-bahan pangan dalam kaleng, kami bereaksi sesuai dengan keadaan ini.

Grup yang berbasis di Koln, Jerman, ini mengoperasikan rantai supermarket Penny, REWE dan Nahkauf di Jerman.

Toko pengecer Lidl juga mengonfirmasi tren pembelian ini. Seorang juru bicara mengatakan: "Di beberapa daerah dan cabang, kami telah melihat adanya meningkatkan penjualan secara signifikan."

Makanan tahan lama, makanan kaleng dan pasta, juga tisu toilet dan disinfektan sangat populer dibeli.

Sekitar 4 tahun lalu, pemerintah federal Jerman membuat daftar makanan yang sangat tahan lama untuk kasus bencana.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved