Wabah Penyakit

Tahun 1918, Flu Spanyol dari China, Tewaskan 50 Juta Orang

Melansir Live Science, pandemi ini diperkirakan menginfeksi sepertiga populasi dunia dan menewaskan 50 juta orang.

net
Flu Spanyol 

Tahun 1918, Flu Spanyol dari China, Tewaskan 50 Juta Orang

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI – World Health Organization (WHO) telah mengumumkan Covid-19 sebagai pandemi global.

Sebelum ini, sejarah mencatat beberapa pandemi global dan beberapa di antaranya sangat mematikan. Flu Spanyol (Spanish flu) disebut sebagai pandemi terparah.

Flu ini mewabah pada 1918, menyebar dengan sangat cepat dan mematikan. Melansir Live Science, pandemi ini diperkirakan menginfeksi sepertiga populasi dunia dan menewaskan 50 juta orang, atau sekitar 10 persen dari jumlah penderita.

Hal itu membuat flu Spanyol didapuk sebagai pandemi terburuk sepanjang sejarah.

Merebak pada Perang Dunia I Outbreak virus ini bermula pada 1918, pada momen mendekati akhir Perang Dunia I.

Para ahli sejarah percaya bahwa perang tersebut adalah penyebab buruknya pandemi ini. Para tentara hidup dalam kondisi yang sangat buruk dan jauh dari higienitas.

Sistem kekebalan tubuh mereka melemah dan malnutrisi merajalela. Masalahnya, usai terinfeksi, biasanya para tentara merasa lebih baik usai tiga hari.

Namun justru itulah momen di mana virus menyebar dengan cepat. Pada musim panas 1918, para tentara mulai pulang ke negara dan rumah masing-masing.

Dalam tubuh mereka terdapat virus flu Spanyol yang sudah tidak dirasakan lagi gejalanya. Hal itulah yang membuat virus ini cepat menyebar.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved