Wabah Penyakit

Misteri Wabah Tertawa di Tanzania yang Bikin Belasan Sekolah Tutup

Seperti wabah menari yang menewaskan banyak orang karena kelelahan akibat tidak bisa berhenti menari. Ada juga wabah tertawa.

Editor: Geafry Necolsen
net
Epidemi tertawa Tanzania 

Kejadian aneh ini bermula pada 30 Januari 1962 di asrama putri desa Kashasha, pantai barat Victoria (saat ini negara Tanzania).

Sebenarnya tidak ada kejadian aneh, siswi di asrama tersebut hanya mengobrol, bercanda sambil tertawa biasa.

Tak lama kemudian, seorang remaja mulai tertawa tanpa kendali. Kemudian beberapa teman di sampingnya tertawa pelan saat melihat keanehan temannya tadi.

Epidemi tertawa Tanzania [Image Source]

Semakin lama, kumpulan anak itu tertawa semakin keras dan panjang sampai akhirnya tak terkendali.  Mereka tidak hanya tertawa dalam hitungan jam, tetapi tawa itu bertahan selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.

Dan yang lebih parah, orang-orang di sekitarnya pun ikut terserang keadaan yang sama. Hampir 60% dari siswa di sekolah itu terkena wabah tawa ini.

Wabah tawa hanya diidap oleh para perempuan di mana korban tertawa panjang dan tidak kunjung berhenti. Karena tertawa juga memerlukan energi, maka korban akhirnya merasa kesakitan, kesulitan bernafas, menangis, bahkan pingsan.

Dari kumpulan siswi yang terkena wabah tertawa di asrama, mereka bersekolah dan menyebabkan beberapa temannya tertular.

Tak tanggung-tanggung 95 orang dari 150-an murid mengalami hal mengerikan ini. Meski tidak semua staf pengajar dan guru tertular, namun proses belajar mengajar tidak bisa dilakukan karena siswa terus saja tertawa.

Dan pada 18 Maret 1962, akhirnya sekolah khusus wanita tersebut ditutup dan seluruh siswa dipulangkan.

Ilustrasi pengidap wabah tawa [image: source]

Setelah berada di rumah masing-masing, tawa mereka tak kunjung berhenti. Parahnya, mereka menulari orang-orang di sekitarnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved