Wabah Penyakit

Lebih Misterius dari Corona, Wabah Menari juga Bunuh Banyak Orang

Wabah ini bermula ketika seorang wanita bernama Frau Troffea turun ke jalan dan menari. Ia terus menari tanpa henti selama empat hingga enam hari.

Lebih Misterius dari Corona, Wabah Menari juga Bunuh Banyak Orang
net
wabah menari

Lebih Misterius dari Corona, Wabah Menari juga Bunuh Banyak Orang

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Kisah ini dimulai pada musim panas bulan Juli tahun 1518, di kota Strasbourg, Prancis.

Ketika seorang wanita bernama Frau Troffea turun ke jalan dan menari. Ia terus menari tanpa henti selama empat hingga enam hari.

Troffea menari tanpa diiringi musik dan tidak ada ekspresi pada wajahnya. Penduduk sekitar tidak tahu apa yang membuat Troffea terus menari.

Beberapa hari kemudian, orang-orang mulai mengikuti Troffea dan menari. Hanya dalam seminggu, sekitar 34 orang bergabung dan menari bersamanya. 

Tidak hanya itu, selama sebulan, wabah tersebut semakin meluas dan membuat jumlah penari menjadi 400 orang.

Hampir semua terpengaruh untuk menari terus menerus. Laki-laki, perempuan dan anak-anak ikut menari meskipun hal ini lebih banyak mempengaruhi perempuan. 

Mereka percaya bahwa menari merupakan obat sehingga mereka terus menari. Bahkan mereka juga memanggil seorang musisi dan mendirikan sebuah panggung untuk para penari.

Sayangnya, hal ini mulai menelan korban jiwa. Beberapa dari mereka meninggal akibat kelelahan, serangan jantung, dan stroke.

Para peneliti mencoba mencari tahu apa yang menyababkan terjadinya "tarian masal" ini. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved