Sejarah

Rumah Dahor, Saksi Bisu Perang Dunia II di Balikpapan

Rumah Dahor ini merupakan tempat bersejarah di Kota Balikpapan yang paling terkenal.

Tribun Kaltim
Pameran foto sejarah 

Rumah Dahor, Saksi Bisu Perang Dunia II di Balikpapan

 TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Saat itu dalam Perang Dunia II di Kota Balikpapan dianggap daerah rebutan pihak sekutu dan Jepang.
 Tak ayal Kota Balikpapan sampai kini masih sisakan beberapa bekas peninggalan zaman perang dunia.

Keberadaan Kota Balikpapan sebuah kota di Provinsi Kalimantan Timur ini memiliki banyak tempat bersejarah.

Salah satunya sejarah peninggalan pemerintahan Hindia Belanda.

Yang kini masih berdiri tegak dan bisa menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.

Tempat ini adalah Rumah Dahor. Nah Rumah Dahor ini merupakan tempat bersejarah di Kota Balikpapan yang paling terkenal.

Rumah Dahor atau rumah panggung kayu ini dibangun oleh kolonial Belanda pada tahun 1900. Hanya difungsikan pada tahun 1920 masehi.

 

Kenapa berbentuk panggung? Karena jalan raya depan Rumah Dahor dulunya adalah pesisir laut.

"Dibangun panggung supaya air laut tidak masuk semua," Rachmad Ravael, pegiat komunitas sejarah yang juga Ower Balikpapan Tempo Doeloe @bppn_doeloe.

Dinamakan Rumah Dahor karena lokasinya memang berada di Jalan Dahor, Kecamatan Balikpapan Barat Kota Balikpapan.

Dahor sendiri diambil dari salah satu kilang di Banjarmasin, hanya dibawa ke Kota Balikpapan. Dan diberinama Dahor.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved