Darurat

Mencegah Diri Jadi Korban Tenggelam, Begini Cara Agar Tetap Mengapung

untuk pengetahuan dan jaga-jaga pastinya kita perlu untuk mempelajari bagaimana caranya agar kita bisa tetap bertahan saat kita terjebak di dalam air.

Mencegah Diri Jadi Korban Tenggelam, Begini Cara Agar Tetap Mengapung
net
Mengajarkan anak berenang 

Mencegah Diri Jadi Korban Tenggelam, Begini Cara Agar Tetap Mengapung 

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Terjebak di dalam air, memang tidak jarang menghantui siapapun, terutama bagi mereka yang tidak bisa berenang.

Tapi, untuk pengetahuan dan jaga-jaga pastinya kita perlu untuk mempelajari bagaimana caranya agar kita bisa tetap bertahan saat kita terjebak di dalam air.

Mengajarkan anak berenang
Mengajarkan anak berenang (net)

Apakah kamu tahu bahwa ada suatu teknik untuk bisa mengapung di air?

Ada sebuah teknik mengapung sederhana untuk bertahan sambil menunggu bala bantuan dan telah menyelamatkan banyak nyawa loh. Teknik ini disebut dengan uitemate yang berarti “mengambang dan menunggu” yang dicetuskan oleh Profesor Hidetoshi Saito dari Universitas Teknologi Nagaoka, Jepang.

Salah satu peristiwa mencengangkan dan menakjubkan pernah terjadi saat Jepang dihantam Tsunami pada 11 Maret 2011 lalu,murid-murid sekolah dasar di Higashi-Matsushima, Perfektur Miyagi harus dievakuasi kedalam gymnasium beberapa saat setelah gempa berlansung.

anak berenang
anak berenang (net)

Beberapa guru dan murid terperangkap di dalam gymnasium dengan air yang mulai meninggi karena tsunami, namun mereka selamat karena pernah mempelajari teknik uitemate ini.

Teknik ini memang sudah dipromosikan Professor Saito semenjak tahun 2000 dan telah diajarkan di sekolah dasar seluruh Jepang. Belakangan teknik ini juga dipopulerkan di kawasan Asia Tenggara termasuk juga di Indonesia.

Memang, mengapung di air kelihatannya memang mudah, tapi pada fakta di lapangannya akan sulit dilakukan jika belum pernah mempelajarinya.

Jika kita sudah bisa mengapung di air, kita akan menganggap hal itu merupakan hal yang sangat mudah. Lain halnya dengan orang yang belum bisa mengapung di air, tentunya mereka akan kesulitan ketika ingin mengapung di air.

Ilustrasi: Pelampung
Ilustrasi: Pelampung (net)

Faktor psikis sangat mempengaruhi kita dalam keberhasilan mengapung di air. Mengapa demikian? karena biasanya seseorang yang belum bisa mengapung di air mereka akan panik dan tegang, sehingga mereka malah tenggelam, karena jika otot kita kaku, otomatis kita pasti akan tenggelam.

Seseorang yang belum bisa mengapung di air, mereka akan sangat takut tenggelam, ketakutan tersebut yang membuat mereka terlalu panik. Dan ketika panik mereka akan menjadi sulit untuk menyeimbangkan diri diatas permukaan air.

Anak Berenang
Anak Berenang (net)

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Teknik Uitemate yang dapat kita praktikkan :

  • Tenang dan santai, apabila kamu telah terjun ke dalam air, hal pertama yang perlu untuk dilakukan adalah cobalah untuk bersikap tenang. Tenangkan diri jangan panik, karena panik hanya akan membuat kamu semakin tenggelam.
  • Rentangkan kedua tangan dan kaki, usahakan setenang mungkin untuk tidur terlentang di air sambil merentangkan tangan dan kaki. Dan kurangi gerakan-gerakan yang bisa membahayakan diri kamu.
  • Pandangan mata menatap ke atas, untuk melancarkan sistem pernafasan kamu, hal yang dilakukan pada teknik yang satu ini adalah wajah dan pandangan mata menatap ke atas kemudian bernafas seperti biasa.
  • Teknik jika memakai sepatu, biarkan sepatu Anda terpasang*, berat sepatu tersebut akan bisa membantu mengapung.
  • Gunakan Botol kosong. Jika ada botol kosong di dekat kamu gunakan botol kosong tersebut untuk didekap pada atas dada, hal ini akan semakin membantu proses mengapung.⁠⁠⁠⁠

Nah, mulai sekarang kita bersama teman-teman kita atau anak-anak kita (bagi yang sudah memiliki anak) bisa belajar menguasai teknik Uitemate ini.

Agar di masa depan saat kita mengalami suatu kecelakaan yang melibatkan unsur air (banjir, rob, tsunami, dan lain sebagainya) kita bisa menyelamatkan nyawa kita. Semoga Bermanfaat.

Ikuti kami di
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved