Olahraga

8 Maret, 49 Tahun Lalu, Muhammad Ali Roboh, Babak Belur Dihajar Joe Frazier

Siapa yang tak kenal Muhammad Ali, sang legenda tinju dunia yang pernah menginjakkan kaki di Indonesia.

net
Siapa yang tak kenal Muhammad Ali, sang legenda tinju dunia yang pernah menginjakkan kaki di Indonesia. 

Melihat hasil ronde 14, pelatih Joe Frazier, Eddie Futch memutuskan untuk menghentikan pertarungan daripada mempertaruhkan nyawa Frazier.

Namun, Joe Frazier menolak. "Aku menginginkannya, bos," seru Frazier, mengajak Futch untuk berubah pikiran.

Futch menjawab, "Semua sudah berakhir. Tidak ada yang akan melupakan apa yang Anda lakukan di sini hari ini".

Futch lalu memberi tanda kepada wasit Carlos Padilla untuk mengakhiri pertarungan.

Muhammad Ali akhirnya dinyatakan menang TKO jelang ronde ke-15.

 

Tapi siapa sangka, Muhammad Ali mengklaim bahwa inilah pertarungan yang paling dekat dengan kematiannya.

Tanpa sepengetahuan Joe Frazier, pada akhir ronde ke-14, Muhammad Ali sempat memerintahkan pelatihnya Angelo Dundee untuk memotong sarung tangannya, tetapi Dundee mengabaikannya.

Muhammad Ali kemudian mengatakan kepada penulis biografinya Thomas Hauser, "Frazier berhenti tepat sebelum saya melakukannya. Saya tidak berpikir saya bisa bertarung lagi." *

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved