Virus Corona

Survei Virus Corona pada Hewan Peliharaan di Indonesia, Ini Hasilnya

ternyata coronavirus juga dapat menginfeksi hewan peliharaan yang banyak dirawat oleh manusia seperti kucing dan anjing.

Editor: Geafry Necolsen
SCMP
Kucing 

Survei Virus Corona pada Hewan Peliharaan di Indonesia, Ini Hasilnya

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Peneliti di Indonesia pernah melakukan survei coronavirus atau virus corona pada kucing dan anjing yang hewan peliharaan.

Pada umumnya, coronavirus terdapat di dalam satwa liar seperti kelellawar dan tikus, dan menginfeksi saluran pernapasan dan pencernaan antar satwa liar lainnya.

Akan tetapi, ternyata coronavirus juga dapat menginfeksi hewan peliharaan yang banyak dirawat oleh manusia seperti kucing dan anjing.

Pelihara kucing
Pelihara kucing (net)

Meski demikian, perlu dicatat bahwa infeksi coronavirus yang disurvei bukan penyebab Covid-19 yang sedang mewabah saat ini.

Coronavirus menginfeksi anjing Peneliti Mikrobiologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra PhD, menyampaikan bahwa coronavirus yang menginfeksi anjing dinamakan Canine coronavirus (CCoV).

Virus CCoV ini dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan dan saluran pernapasan anjing.

Coronavirus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1971, sebagai penyebab wabah diare pada anjing di Jerman. Kebanyakan infeksi coronavirus ini bersifat subklinis atau tidak menimbulkan gejala sakit.

"Kalaupun menimbulkan gejala, jarang yang bersifat fatal atau menyebabkan kematian," kata dia kepada Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Selain CCoV, ada jenis coronavirus anjing lainnya yaitu CRCoV yang dapat menginfeksi saluran pernapasan dan pertama kali diisolasi dari paru-paru anjing di Inggris.

Kucing ternyata mampu mengingat nama pemberian majikannya.
Kucing ternyata mampu mengingat nama pemberian majikannya. (net)
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved