Virus Corona

WHO: Status Virus Corona Berpotensi Naik dari Epidemik Jadi Pandemik

Pandemik adalah epidemik penyakit yang menyebar di wilayah yang luas, benua, atau bahkan di seluruh dunia.

Editor: Geafry Necolsen
net
Ilustrasi penyebaran virus corona 

WHO: Status Virus Corona Berpotensi Naik dari Epidemik Jadi Pandemik

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - WHO membenarkan dugaan para ilmuwan dan pakar penyakit awal bulan ini bahwa status wabah Covid-19 berpotensi naik jadi pandemik.

Dalam konferensi pers Senin kemarin (24/2/2020), Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, berkata bahwa wabah virus corona memiliki potensi menjadi pandemik, meski belum sampai ke level tersebut.

Apakah Indonesia kebal dengan virus ini? Atau seperti dugaan WHO dan Harvard University yang menduga, Indonesia tidak mampu mendeteksinya?
Dok Kementerian Luar Negeri

Pandemik adalah epidemik penyakit yang menyebar di wilayah yang luas, benua, atau bahkan di seluruh dunia.

Menurut World Health Organization (WHO), pandemik terjadi jika telah memenuhi tiga kondisi:

  • Munculnya penyakit baru pada penduduk
  • Menginfeksi manusia, menyebabkan penyakit berbahaya
  • Penyakit dapat menyebar dengan mudah dan berkelanjutan diantara manusia

Untuk saat ini, wabah virus corona Wuhan atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 masih berstatus epidemik, meskipun WHO juga menyebut wabah ini sebagai darurat kesehatan global atau public health emergency of international concern (PHEIC).

"Keputusan kami untuk menggunakan atau tidak menggunakan kata 'pandemik' dalam mendeskripsikan sebuah epidemik didasarkan pada penilaian yang terus berlangsung mengenai penyebaran geografis virus, keparahan penyakit yang disebabkannya dan dampaknya terhadap masyarakat secara keseluruhan," ujar Ghebreyesus.

Dilansir dari CNN, Senin (24/2/2020), Ghebreyesus lantas mengatakan bahwa untuk saat ini WHO melihat bahwa penyebaran virus masih terkontrol dan virus tidak menyebabkan penyakit parah pada skala besar atau bahkan kematian.

"Apakah virus ini punya potensi pandemik?

Tentu saja. Apakah kita sudah sampai di sana (level pandemik) dari penilaian WHO? Belum," imbuhnya.

Ghebreyesus lantas berkata bahwa pada saat ini, wabah virus corona Wuhan masih berupa epidemik di berbagai tempat di dunia dengan efek yang berbeda-beda, sehingga memerlukan respons yang berbeda-beda pula.

Menjelaskan lebih lanjut, Dr Mike Ryan yang merupakan direktur eksekutif untuk program darurat kesehatan WHO berkata bahwa hingga saat ini, para ahli belum mengetahui secara pasti dinamika penularan Covid-19.

Itulah sebabnya, WHO mempersiapakan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk, yakni pandemik.

"Kita sedang berada pada fase bersiap untuk pandemik yang berpotensi terjadi. Mari fokus pada apa yang bisa kita lakukan dan apa yang harus kita lakukan, yaitu bersiap," ujarnya.

Dia melanjutkan, ketika kita bilang bersiap, itu artinya bersiap mendeteksi kasus, bersiap menangani kasus, bersiap mengikuti kontak, dan bersiap melaksanakan upaya pengontrolan yang cukup.

Sementara itu, Amerika Serikat juga telah mempersiapkan diri untuk pandemik virus corona Wuhan.

Dr. Nancy Messonnier, direktur National Center for Immunization and Respiratory Diseases dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS berkata bahwa divisinya sedang bekerja sama dengan semua departemen kesehatan untuk merespons kasus-kasus lokal dan bersiap menghadapi kemungkinan pandemik virus corona Wuhan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
532 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved