Virus Corona

Cairan Kumur-kumur Bisa Gantikan Hand Sanitizer? Ini Penjelasan Ahli

Kabar adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit Covid-19 membuat sebagian masyarakat panik dan memborong masker dan hand sanitizer.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Hand sanitizer merupakan salah satu produk yang banyak diburu masyarakat selain masker, setelah pemerintah mengumumkan anadanya WNI yang terjangkit virus corona. 

Cairan Kumur-kumur Bisa Gantikan Hand Sanitizer? Ini Penjelasan Ahli

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Para ahli mengingatkan, hand sanitizer handmade tak efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus.

Ada jumlah minimum alkohol yang diperlukan agar bisa efektif.

Kabar adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit Covid-19 membuat sebagian masyarakat panik dan memborong berbagai barang di berbagai pusat perbelanjaan.

Salah satu barang yang paling banyak dicari adalah masker wajah dan hand sanitizer. Dua barang ini nyaris ludes di banyak kota, kalaupun ada harganya melambung.

Apakah Indonesia kebal dengan virus ini? Atau seperti dugaan WHO dan Harvard University yang menduga, Indonesia tidak mampu mendeteksinya?
Apakah Indonesia kebal dengan virus ini? Atau seperti dugaan WHO dan Harvard University yang menduga, Indonesia tidak mampu mendeteksinya? (Dok Kementerian Luar Negeri)

Tak kehabisan akal, beberapa orang mungkin sudah membuat hand sanitizer sendiri dengan berbagai ramuan, termasuk yang paling sering minyak esensial, alkohol gosok, dan cairan lidah buaya untuk menenangkan kulit.

Beberapa orang beranggapan, selama mengandung alkohol pasti dapat membunuh kuman dan menghentikan penyebaran virus.

Menurut dokter Edwin Chng, direktur medis Parkway Shenton, ada jumlah minimum alkohol yang diperlukan agar hand sanitizer efektif mencegah penyebaran virus.

Dia pun mengatakan, bahan-bahan lain yang biasanya dicampur dalam pembuatan hand sanitizer rumahan sebenarnya tidak berkontribusi apapun.

"Hand sanitizer setidaknya perlu memiliki kandungan 60 persen alkohol agar efektif," ungkap Edwin Chng seperti dilansir Channel News Asie (6/3/2020).

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved