Profil

Kompol Damus Asa, Yakin dengan Kekuatan Doa Saat Memburu Para Pelaku Kejahatan

Damus tak sungkan jika harus menunggu anggotanya melaksanakan ibadah wajib. Meski berbeda agama, rasa toleransi tersebut patut dijunjung tinggi.

Tribun Kaltim
Damus Asa Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 itu menuturkan, kariernya dimulai dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Namun Damus dapat melaluinya dengan mudah, sehingga dia pun dipromosikan untuk ditempat di wilayah Polda Kaltim. Ketika itu Damus bergabung di Direktorat Kriminal Khusus (Direskrimsus).

“Kemudian menjadi Kasat Reskrim Polres Balikpapan, lalu ke Kapolsek Loa Janan, kemudian ke Berau sebagai Kasat Reskrim, selanjutnya ke Polres Kukar juga Kasat Reskrim.

Dan yang di sini (Polresta Samarinda) juga sebagai Kasat Reskrim,” tutur Damus.
Kariernya di institusi POLRI itu tak lepas dari dukungan banyak pihak, terutama keluarga, pimpinan serta rekan kerja.

Sama halnya seperti pemimpin lainnya. Damus juga memiliki impian untuk menciptakan situasi Kamtibmas di Kota Tepian aman, nyaman dan tentram.

Salah satu langkah awalnya yakni menyatukan seluruh personelnya khususnya di lapangan.

Dia memacu gerak cepat jajarannya dengan membentuk tim khusus yang diberi julukan Macan Borneo.

“Yang artinya Mahir, Cepat dan Handal,” ujar Damus sembari tersenyum.

Tak hanya personelnya yang ada di Polresta Samarinda. Tim Macan Borneo juga mencakup seluruh Unit Reskrim di Polsek-Polsek.

“Alasan membentuk tim Macan Borneo itu sendiri diawali dari melihat perkembangan tindak kejahatan di Samarinda dari tahun ke tahun,

dimana perlu ada tindakan cepat dan terukur di lapangan untuk menyelesaikan semua permasalahan dan tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat,” pungkasnya

Satu hal yang utama dalam bertugas.

Yaitu, tetap mengutamakan doa serta ingat kepada Tuhan.

Karena itulah, Damus tak sungkan jika harus menunggu anggotanya melaksanakan ibadah wajib. Meski berbeda agama, rasa toleransi tersebut patut dijunjung tinggi.

Kekuatan doa itulah yang diyakini selalu menjadi penolong saat kesulitan bertugas tengah ditempuh. 

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved