Profil

Kompol Damus Asa, Yakin dengan Kekuatan Doa Saat Memburu Para Pelaku Kejahatan

Damus tak sungkan jika harus menunggu anggotanya melaksanakan ibadah wajib. Meski berbeda agama, rasa toleransi tersebut patut dijunjung tinggi.

Tribun Kaltim
Damus Asa Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 itu menuturkan, kariernya dimulai dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Kompol Damus Asa, Yakin dengan Kekuatan Doa Saat Memburu Para Pelaku Kejahatan

Laporan wartawan TribunKaltim.co / Budi Dwi Prasetiyo

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Komisaris Polisi (Kompol) Damus Asa Lahir di Samarinda, pada 24 September 1980, sejak duduk di bangku SMA sudah memiliki banyak prestasi.

Ayah 4 anak itu, yang pada zamannya adalah atlet di sekolah.Dia gemar Otomotif dan berolahraga.

Selain bermain lumpur menggunakan motor trail, Damus juga mempunyai Satu olahraga yang paling digemarinya yakni bola voli.

Olahraga itupun menghantarkan Damus, dan teman-teman sekolahnya di SMA Kesatuan I angkatan 2001, terus menerus mengangkat trofi juara dalam ajang turnamen voli antar sekolah yakni Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Kaltim.

Damus pun kini bangga menjadi bagian dari POLRI. Dia yang dulunya hanya gemar berolahraga, kini memiliki hobi baru yakni memburu pelaku kejahatan.

Damus sedikit bercerita mengenai kariernya di Polri. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 itu menuturkan, kariernya dimulai dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dia pun masuk rangking 10 besar, yang mengharuskannya bertugas di daerah tak biasa yakni Polda Sulawesi Tengah (Sulteng).

Damus yang ditugaskan di Sulteng kala itu harus bekerja ekstra, karena ketika itu kondisi Kamtibmas di wilayah Sulteng tak kondusif.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved