Faktanya

Helicopter Parenting, Pola Asuh yang Menyulitkan Anak di Masa Depan

Helicopter parenting adalah pola asuh yang bertujuan agar anak merasa bahagia dan tidak pernah merasa kecewa, sakit, ataupun terluka.

HelloSehat
Ilustrasi Helikopter Parenting 

Para orangtua perlu ingat bahwa mengelola perilaku dan emosi merupakan kemampuan dasar yang perlu dimengerti oleh setiap anak. 

Berikut ini ada beberapa dampak buruk yang bisa ditimbulkan dari helicopter parenting, seperti:

  • Takut terhadap masa depan
  • Merasa cemas yang berlebihan dan tertekan
  • Terlalu perhatian kepada anak

Maka itu, dampak buruk yang ditimbulkan dari helicopter parenting tidak hanya memengaruhi anak-anak, melainkan juga kondisi psikologis orangtua. 

Bagaimana mencegah efek buruk helicopter parenting?

Jadi, bagaimana orangtua bisa terhindar dari efek buruk helicopter parenting tanpa ahrus mengorbankan kemampuan belajar anak?

Menurut dr Deborah Gilboa seperti dilansir parents.com, caranya dengan membiarkan anak berjuang dan membiarkan mereka sesekali untuk merasakan kekecewaan.

Orangtua perlu mempercayakan anak untuk melakukan hal-hal yang secara fisik dan mental bisa dilakukan.

Dengan kata lain, orangtua perlu sesekali memberi jarak dan tidak terlalu ikut campur dalam menyelesaikan masalah anak.

Bila hal ini dilakukan, orangtua akan melihat anak-anaknya tumbuh dengan kepercayaan diri yang baik.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved