Faktanya

Odol dan Es Batu, Jangan Gunakan Ini pada Luka Bakar Knalpot atau Setrika

Jika ceroboh sedikit saja, akibatnya bisa jadi cukup serius. Misalnya, ketika seseorang sedang berjalan di dekat sepeda motor dan secara tidak sengaja

Editor: Geafry Necolsen
HelloSehat
Ilustrasi: Kenalpot motor 

Odol dan Es Batu, Jangan Gunakan Ini pada Luka Bakar Knalpot atau Setrika

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Apa pun yang sedang Anda lakukan, pastikan Anda berhati-hati dan tetap awas terhadap lingkungan sekitar.

Jika ceroboh sedikit saja, akibatnya bisa jadi cukup serius. Misalnya, ketika seseorang sedang berjalan di dekat sepeda motor dan secara tidak sengaja kakinya menyenggol knalpot yang masih sangat panas.

Atau ketika sedang menyetrika pakaian, setrika yang panas bisa jatuh dan melukai kulit. Hal ini bisa menyebabkan luka bakar dan Anda harus segera menanganinya.

Mengenal jenis-jenis luka bakar
Dalam dunia medis, luka bakar biasanya dibedakan berdasarkan tingkat kerusakannya pada tubuh. Tiga jenis luka bakar tersebut adalah sebagai berikut.

Luka bakar derajat satu
Dibandingkan dengan luka bakar lainnya, luka bakar derajat satu adalah yang paling ringan dan kerusakannya pada kulit tidak begitu parah.

Anda akan langsung merasakan sakit dan panas pada kulit yang terkena knalpot atau setrika. Kulit pun akan memerah dan pada beberapa kasus membengkak.

Ini karena panasnya knalpot atau setrika melukai lapisan kulit atas (epidermis) Anda. Jika knalpot atau permukaan setrika yang bersentuhan dengan kulit berada dalam kondisi yang tidak terlalu panas, biasanya Anda akan mengalami luka bakar jenis ini.

Luka bakar derajat dua
Luka bakar knalpot atau setrika panas biasanya jatuh pada kategori luka bakar derajat dua. Panasnya akan menembus hingga beberapa lapisan kulit di bawah epidermis dan menyebabkan rasa sakit, panas, pembengkakan, dan kulit melepuh.

Pada kulit yang melepuh, akan muncul semacam gelembung-gelembung berisi cairan. Jangan memecahkan gelembung ini dengan sengaja karena kulit justru akan terpapar infeksi lagi.  

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved