Faktanta

Multitasking Ternyata Menurunkan Kecerdasan

Banyak menganggap multitasking sebagai kelebihan yang patut dibanggakan. Sayangnya, multitasking ini justru merusak otak dan menurunkan kecerdasan.

Editor: Geafry Necolsen
Medical News Today
ilustrasi: Multitasking 

Multitasking Ternyata Menurunkan Kecerdasan

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Di era yang serba cepat ini, kita dituntut untuk bisa bekerja dengan cepat, cermat, dan cerdas.

Istilah multitasking tentu sudah sering kita dengar dan kalau di kantor. Bahkan, banyak orang yang menganggap multitasking sebagai sebuah skill atau kelebihan yang patut dibanggakan.

Sayangnya, multitasking ini ternyata tidak baik bagi otak kita. Apalagi ketika kita disibukkan dengan laptop, tablet, atau smartphone kita sambil menonton TV bersama keluarga.

Seperti yang ditulis di NationalGeographic.co.id, melakukan multitasking sambil menggunakan gadget bisa merusak kinerja otak kita.

Multitasking dengan gadget adalah yang terburuk
Sebuah studi yang dilakukan peneliti dari University of Copenhagen, Denmark menunjukkan bahwa berganti-ganti fokus dari satu layar ke layar lain menyebabkan otak menyimpan informasi lebih sedikit.

Bukan itu saja, hormon yang mengganggu proses berpikir pun akan dikeluarkan, yang akhirnya bisa menurunkan kecerdasan Anda.

Para peneliti tersebut membuat penelitian dengan cara meminta para respondennya menggunakan smartphone atau tablet mereka sambil menonton TV.

Mereka merasa kegiatan multitasking ini membuat mereka semakin produktif dan efisien. Namun, hasil penelitiannya menyebutkan hanya sedikit yang bisa mengingat acara apa yang mereka lihat di TV.

Dalam penelitian lainnya yang dilakukan di University of London, Inggris, para responden yang juga dites mengalami penurunan IQ mirip dengan efek begadang pada malam hari.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved