Faktanya

Bayi Sering Ngiler, Normal atau Tidak? Ini Faktanya

Sebagai orangtua baru, Anda mungkin merasa khawatir dan bertanya-tanya kenapa hal ini bisa terjadi?

Editor: Geafry Necolsen
net
Ilustrasi: bayi mengeluarkan air liur 

Kemudian, saat ia mulai memasuki usia 6 bulan atau lebih, air liurnya akan kembali sering keluar dari mulut.

Ini terjadi akibat produksi air liur meningkat karena si bayi akan tumbuh gigi. Kondisi ini akan terus berlanjut hingga bayi berusia 12 bulan.

Apakah normal jika bayi terus mengeluarkan air liur?

 

Selama bayi tidak rewel, berat badannya tidak berkurang, dan tetap aktif bergerak, hal ini tidak perlu Anda khawatirkan.

Meskipun sering mengeluarkan air liur adalah hal yang normal pada bayi, Anda tetap harus mewaspadai beberapa hal.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, segera periksakan ke dokter, jika si kecil mengalami gejala berikut ini:

  • Cairan yang dikeluarkan bukan air liur, melainkan cairan berwarna hijau kekuningan atau berdarah.
  • Tumbuh kembang bayi tidak sesuai usia.
  • Berat badan menurun dan bayi tidak mau makan.
  • Pernah muntah darah atau ada darah di fesesnya.
  • Sering menangis lebih dari 3 jam sehari dan mengalami kesulitan bernapas.

Tips mengatasi bayi yang sering mengeluarkan air liur

ruam air liur

Air liur yang terus keluar terkadang bisa menimbulkan ruam kulit di area yang dibasahinya. Supaya si kecil tidak terus-menerus mengeluarkan air liur, Anda bisa mengakalinya dengan berbagai cara, seperti:

1. Pastikan bayi tidak makan berlebihan

Tidak memberi makan bayi secara berlebihan dapat mengurangi terjadinya kontraksi otot sfingter.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved