Faktanya

Berdampak pada Bayi, Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi?

Beberapa bayi yang sensitif kafein bisa rewel atau gelisah ketika minum ASI dari ibu yang mengonsumsi terlalu banyak kafein.

Editor: Geafry Necolsen
kieferpix
Ilustrasi bayi 

Berdampak pada Bayi, Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Beberapa ibu menyusui kerap khawatir saat akan minum kopi. Pasalnya, ada anggapan saat ibu menyusui minum kopi, sang buah hati akan susah tidur.

Benarkah demikian?

Dampak bayi minum ASI dari peminum kopi Melansir NPR, peneliti dari Universidade Federal de Pelotas, Brazil, AS, pada 2012, mengamati perilaku 885 bayi dari ibu yang saat menyusui doyan mengonsumsi kafein.

Para ibu yang hidup di negara dengan budaya minum kopi tinggi itu umumnya mengonsumsi enam cangkir espresso sehari.

Mitos atau Fakta, Kopi Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi?

Mana yang Lebih Sehat, Minum Teh atau Kopi?

Kopi Membuat Manusia Menjadi Lebih Waspada

Hasil penelitian menunjukkan, urine bayi yang ibunya doyan minum kopi tidak mengandung kafein. Dengan kata lain, riset yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics tersebut menyebut bayi tidak menyerap kafein dari ASI.

Pendapat lain disampaikan Dr. Thomas Hale. Melansir Medical News Today, hanya satu persen kafein yang terserap dalam ASI.

Persentase tersebut, menurut Hale, terlalu kecil untuk memengaruhi bayi. Merujuk riset dan pendapat tersebut, tidak benar ibu minum kopi membuat bayi susah tidur.

Porsi yang disarankan Kendati ibu menyusui minum kopi tidak dilarang, namun jumlah asupan kafein tetap perlu dibatasi.

Melansir laman resmi Baby Centre, American Academy of Pediatrics menyarankan ibu menyusui tidak mengonsumsi kopi lebih dari tiga cangkir sehari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga menyebut, batas aman asupan kafein sehari adalah 300 miligram.

Kafein tersebut tidak hanya kopi. Melainkan juga minuman berenergi, teh, cokelat, sampai cola. Ibu menyusui yang ingin minum minuman berkafein disarankan mengonsumsinya sesaat setelah menyusui atau memompa ASI.

Perhatikan dampak pada bayi Ibu menyusui yang minum kopi memang disebut tidak membahayakan bayi. Namun, ada baiknya ketika minum kopi para ibu menyusui tetap memperhatikan bayinya.

Kadar kafein dalam ASI mencapai puncaknya selang satu sampai dua jam setelah konsumsi. Selama waktu tersebut, perhatikan respons bayi.

Beberapa bayi yang sensitif kafein bisa rewel atau gelisah ketika minum ASI dari ibu yang mengonsumsi terlalu banyak kafein.

Untuk meminimalkan risiko, ibu menyusui yang bayinya prematur atau punya kondisi medis tertentu jangan gegabah saat mengonsumsi kafein.

Ada baiknya, ibu menyusui berkonsultasi dengan dokter atau konsultan laktasi tentang kafein.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved