Sejarah

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Januari Pertama Kali Gas Beracun Digunakan dalam Perang

Korban tewas dan luka-luka dari Rusia mencapai 40.000 orang, sedangkan korban tewas dan luka-luka dari kubu Jerman mencapai 20.000 orang.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Geafry Necolsen
Willa Widiana
Relief perang dunia pertama 

31 Januari 1942
Pertempuran Malaya antara pasukan Jepang dan pasukan Inggris di Malaya Britania—kini Malaysia dan Singapura—yang berlangsung sejak 8 Desember 1941 berakhir.

Jepang berhasil memenangi pertempuran itu dan menduduki Malaya Britania.

31 Januari 1943
Pasukan Jerman di bawah pimpinan Marsekal Friedrich Nazar menyerah kepada Uni Soviet di Stalingrad, Uni Soviet.

Selang dua hari, Pertempuran Stalingrad yang berlangsung sejak 23 Agustus 1942 dinyatakan berakhir dengan kemenangan Uni Soviet.

Pertempuran Stalingrad merupakan salah satu pertempuran paling dahsyat di masa Perang Dunia II.

31 Januari 1953
Gelombang tinggi disertai angin ribut di Laut Utara memicu banjir yang melanda wilayah Belanda, Belgia, Inggris, dan Skotlandia.

Akibatnya, 1.836 orang di Belanda, 307 di Inggris, 28 orang di Belgia, 19 orang di Skotlandia, serta 361 orang di Laut Utara tewas. Selain itu, banjir tersebut juga menyebabkan 10.000 bangunan di negara-negara tersebut rusak.

31 Januari 1958
Satelit buatan pertama milik Amerika Serikat (AS), Explorer 1, diluncurkan. Peluncuran satelit ini disebut-sebut sebagai bagian dari Perang Dingin karena sebelumnya Uni Soviet telah meluncurkan dua satelit buatannya, yakni Sputink 1 pada 4 Oktober 1957 dan Sputink 2 pada 3 November 1957.

31 Januari 1961
Simpanse bernama Ham diluncurkan ke luar angkasa dari Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS) menggunakan kapsul Project Mercury MR-2.

Ham menjadi primata pertama yang diluncurkan ke luar angkasa. Kapsul yang ditumpangi Ham kembali ke Bumi di hari yang sama dan jatuh di Samudera Antlantik.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved