Sejarah

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Januari Pertama Kali Gas Beracun Digunakan dalam Perang

Korban tewas dan luka-luka dari Rusia mencapai 40.000 orang, sedangkan korban tewas dan luka-luka dari kubu Jerman mencapai 20.000 orang.

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Januari Pertama Kali Gas Beracun Digunakan dalam Perang
Willa Widiana
Relief perang dunia pertama 

Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Januari Pertama Kali Gas Beracun Digunakan dalam Perang

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Pertempuran antara pasukan Jerman dan pasukan Rusia meletus di dekat Bolimow, Polandia.

Dalam pertempuran itu, Jerman untuk kali pertama menggunakan gas beracun skala besar dalam suatu pertempuran.

Hari Ini Dalam Sejarah: 30 Januari 1948, Mahatma Gandhi Dibunuh

Hari Ini dalam Sejarah, 28 Januari, Pesawat Jet AS Ditembak Uni Soviet 3 Orang Tewas

Hari Ini dalam Sejarah: Gempa Bumi di Gujarat Tewaskan 20.000 Orang

Korban tewas dan luka-luka dari Rusia mencapai 40.000 orang, sedangkan korban tewas dan luka-luka dari kubu Jerman mencapai 20.000 orang dalam salah satu pertempuran di masa Perang Dunia I itu.

Selain peristiwa ini, banyak peristiwa yang terjadi di tanggal 31 Janauri, berikut peristiwanya:

31 Januari 1859
Kabupaten Surabaya dibagi menjadi dua bagian, yaitu Kabupaten Surabaya dan Kabupaten Sidokare melalui Keputusan Pemerintah Hindia-Belanda No. 9/1859 Tanggal 31 Januari 1859 Staatsblad No. 6. Nama Sidokare kemudian diubah menjadi Sidoarjo. Kini, 31 Januari menjadi Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo.

31 Januari 1915
Pertempuran antara pasukan Jerman dan pasukan Rusia meletus di dekat Bolimow, Polandia. Dalam pertempuran itu, Jerman untuk kali pertama menggunakan gas beracun skala besar dalam suatu pertempuran.

Korban tewas dan luka-luka dari Rusia mencapai 40.000 orang, sedangkan korban tewas dan luka-luka dari kubu Jerman mencapai 20.000 orang dalam salah satu pertempuran di masa Perang Dunia I itu.

31 Januari 1926
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) secara resmi didirkan di Kota Surabaya oleh para kiai dan beberapa pemimpin pesantren. K.H. Hasjim Asy'ari menjadi pemimpin pertama organisasi tersebut.

Kini, NU menjadi salah satu organisasi Islam besar di Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis Lembaga Survei Indonesia 2013 lalu, tak kurang dari 91,2 juta orang yang mengaku sebagai anggota NU. Itu artinya, ada sekitar 36 persen penduduk Indonesia yang mengaku sebagai anggota NU.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Server
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved