Sains

Gerhana Matahari Memicu Reaksi Aneh Hewan Liar

Perilaku aneh juga dilakukan oleh ubur-ubur di Kabupaten Berau, saat gerhana matahari berlangsung. Jutaan ubu-ubur naik ke permukaan di Pulau Kakaban.

BMKG
Gerhana Matahari 

Perilaku yang tidak biasa ini diperkirakan merupakan respons terhadap perubahan faktor lingkungan yang tiba-tiba terjadi selama GMT, terutama penurunan suhu dan kegelapan. 

2. Monyet Hitam

Respons terhadap GMT juga terjadi pada monyet hitam atau Macaca hecki yang merupakan salah satu primata diurnal (aktif di siang hari dan tidur di malam hari).

Pada saat terjadi GMT, monyet hitam jantan alfa yang dominan dalam kelompoknya mengeluarkan suara keras seperti "wa-wa-wa".

Suara seperti itu biasanya merupakan panggilan atau tanda situasi berbahaya dan sebagai perintah bagi individu lain untuk berkumpul.

Setelah itu, monyet hitam jantan alfa bergerak turun ke tanah, diikuti oleh monyet hitam lainnya membentuk lingkaran, dan monyet hitam jantan alfa tersebut berada di tengah lingkaran.

3. Burung Maleo

Ketika terjadi GMT, burung Maleo atau Macrocephalon maleo menunjukkan perilaku cemas yang diekspresikan oleh gerakan tidak teratur di kandang.

Maleo jantan terbang ke sarang buatan, yang dibentuk menggunakan cabang pohon di posisi yang lebih tinggi di dalam kandang, dan berperilaku seperti sedang beristirahat sebelum malam tiba.

Perilaku yang tidak biasa tersebut jarang terlihat selama hari normal. Baca juga: Gerhana Matahari Cincin, Ini Persiapan Komunitas Astronomi di Singkawang

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved