Sains

Fenomena Langit Sepanjang Bulan Januari 2020, Bumi Mendekati Matahari

Hal ini karena orbit bumi tidak berbentuk bulat sempurna, melainkan berbentuk elips. Saat itu, jarak Bumi-Matahari adalah jarak yang terpendek.

Editor: Geafry Necolsen
net
Ilustrasi Hujan Meteor 

Fenomena Langit Sepanjang Bulan Januari 2020, Bumi Mendekati Matahari

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Pada bulan Januari 2020 ini, ada beberapa fenomena di langit yang terjadi dan disaksikan secara langsung dari Indonesia. Salah satunya adalah hujan meteor Quadrantid.

Berikut adalah daftar fenomena luar angkasa yang terjadi di Indonesia seperti dituturkan oleh Ma’rufin Sudibyo, seorang astronom amatir:

1. Hujan meteor Quadrantid

Hujan meteor Quadrantid merupakan fenomena luar angkasa pertama di tahun 2020 ini. Setiap tahunnya, hujan meteor akan terjadi dalam periode 28 Desember hingga 12 Januari.

Ternyata, Nama Bintang dan Planet dari Rasi Centaurus Diambil dari Bahasa Nias

Sungai Kongo Resmi Jadi yang Terdalam di Bumi, Ini Buktinya

Fenomena mencapai puncaknya pada Sabtu, 4 Januari 2020 pukul 22:20 WIB, namun hanya berlangsung beberapa jam saja.

“Intensitas meteor maksimum 120 buah per jam, meski untuk kawasan Indonesia mungkin hanya sekitar 50 meteor per jam” ujar Ma’rufin.

2. Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana bulan penumbra akan berlangsung pada Sabtu (11/01/2020) dini hari pukul 00:08 hingga 04:12 WIB. Gerhana ini terjadi ketika bulan berada di wilayah penumbra bumi.

Penumbra merupakan bayangan yang terbentuk dari daerah bagian belakang bumi yang tidak terkena sinar matahari.

Diprediksi Ada 6 Peristiwa Gerhana di Tahun 2020

Peneliti: Gempa Bumi Tsunami Mentawai 2010 adalah Kejadian Langka

Selain itu, gerhana ini sering juga disebut gerhana samar-samar. Hal ini karena bulan tidak tertutup inti bayangan bumi, melainkan hanya bayangan samarnya saja.

Sehingga, saat berlangsung, gerhana bulan penumbra sangat sulit diidentifikasi dengan mata telanjang.

3. Bumi di titik perihelion

Pada awal bulan Januari lalu, terjadi fenomena Bumi berada di titik perihelion, yaitu titik terdekat antara Bumi dan Matahari.

Mengapa Indonesia Kerap Dilanda Gempa Bumi?

Pulau Sulawesi Diprediksi Bakal Terjadi Gempa Bumi Lagi, Begini Faktanya

Hal ini karena orbit bumi tidak berbentuk bulat sempurna, melainkan berbentuk elips. Saat itu, jarak Bumi-Matahari adalah jarak yang terpendek, yaitu 147,1 juta kilometer.

4. Konjungsi Jupiter dengan Bulan

Fenomena ini berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2020 di pagi hari, ketika bulan sabit tua akan berdampingan dengan planet Jupiter. Jarak elongasi atau sudut antara dua benda langit yang dilihat dari bumi ini kurang dari 0,5°.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved