Sejarah

Hari Ini dalam Sejarah, 28 Januari, Pesawat Jet AS Ditembak Uni Soviet 3 Orang Tewas

Insiden ini pun menjadi sebuah pengingat buruk akan meningkatnya ketegangan Blok Timur dan Blok Barat pada masa Perang Dingin.

Shutterstock
Ilustrasi pesawat 

"Pesawat itu tidak mengalami kesalahan. Itu adalah sebuah bentuk intrusi yang jelas," ungkap pihak Uni Soviet. Para pejabat Uni Soviet juga mengklaim bahwa pesawat tersebut telah diperintahkan untuk mendarat.

Akan tetapi, pesawat jet tersebut tidak mengindahkan instruksi yang diberikan. Tak lama setelah insiden tersebut, para pejabat AS diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Jerman Timur untuk membersihkan puing-puing pesawat dan juga para korban.

Ketegangan

Penembakan tersebut meningkatkan ketegangan verbal antara dua belah pihak antara AS dengan Uni Soviet.

Seperti peristiwa-peristiwa lain yang terjadi saat Perang Dingin, termasuk penahanan terduga mata-mata hingga penyitaan kapal yang juga meningkatkan ketegangan verbal.

Akan tetapi, besar peningkatan ketegangan yang ditimbulkan hanya sedikit. Pasalnya, kedua negara tersebut juga tengah memiliki masalah yang lebih besar untuk dihadapi.

Amerika Serikat sedang terlibat dalam Perang Vietnam. Sementara, Uni Soviet tengah berurusan dengan masalah perpecahan yang semakin melebar dengan Komunis China.

Adanya kematian pada konflik-konflik tersebut pun menjadi pengingat bahwa pada akhirnya, kecurigaan, ketegangan hingga retorika dalam Perang Dingin ini memiliki potensi untuk menimbulkan kematian lain yang sia-sia.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved