Hari Ini

Hari Ini dalam Sejarah: Gempa Bumi di Gujarat Tewaskan 20.000 Orang

Korban tewas mencapai 20.000 jiwa. Federasi Kamar Dagang India (FICCI) menaksir kerugian mencapai 150 miliar rupee atau setara 3,3 miliar dollar AS.

Antara
Petugas memberikan penjelasan terkait gempa bumi yang terjadi di Pulau Bali, di Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah 3 Denpasar, Bali, Selasa (16/7/2019). BMKG memutakhirkan data gempa bumi tektonik yang awalnya memiliki kekuatan M 6 menjadi M 5,8 di laut dengan jarak 80 km arah Selatan Negara, Jembrana, Bali, pada kedalaman 104 kilometer yang mengakibatkan sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. 

Gujarat yang rawan getaran sampai tujuh pada Skala Richter pernah merasakan gempa dengan kekuatan seperti itu terakhir kali pada tahun 1819.

Pada hari Jumat itu, selain di kawasan Asia Selatan, terjadi juga gempa berukuran sedang di Meksiko dan Jepang, tetapi keduanya tidak menimbulkan korban.

Gempa di pantai selatan Meksiko berkekuatan 5 pada Skala Richter dan terjadi pukul 08.19. Sedangkan gempa di Jepang terjadi di Tokushima, Pulau Shikoku berkekuatan 4,9 pada Skala Richter.

Di tahun yang sama, gempa di Gujarat India adalah gempa kedua terbesar pada 2001. Pada 13 Januari, gempa dengan kekuatan 7,6 pada Skala Richter menewaskan sekitar 700 orang di El Salvador.

Hal itu menyebabkan sekitar 10 persen penduduk negara itu tidak lagi memiliki rumah. Gempa susulan Masih dari Harian Kompas (27/1/2001), setelah gempa melanda Gujarat (26/1/2001) terjadi beberapa gempa susulan.

Minggu (28/1/2001) gempa 6 SR kembali mengguncang India barat selama 10-12 detik. Penduduk berlarian ke luar gedung.

Sedangkan bangunan apartemen yang masih berdiri ditingggalkan penduduk. Senin pagi (29/1/2001) terjadi gempa dengan kekuatan 3,5 dan 4,6 SR terjadi di Bhuj.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved