Geografi

Sungai Kongo Resmi Jadi yang Terdalam di Bumi, Ini Buktinya

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh US Geological Survey, dasar sungai di bagian bawah Sungai Kongo terletak lebih dari 200 meter.

Editor: Geafry Necolsen
National Geographic
Sungai Kongo 

Resmi, Sungai Kongo Resmi Jadi yang Terdalam di Bumi, Ini Buktinya

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Para ilmuwan telah menemukan sungai terdalam di dunia, yaitu Sungai Kongo yang terletak di Afrika tengah bagian barat.

Hal ini disampaikan oleh pemimpin dari penelitian, Melanie Stiassny, seorang kurator di Departemen Ichthyology di American Museum of Natural History di New York City.

Temuan ini berawal dari misteri ikan-ikan yang mati di sungai tersebut. Lebih dari satu dekade yang lalu, para Ilmuwan menemukan ikan-ikan yang mati dalam sungai ini dengan kondisi buta dan pucat.

Hiu Baru Ditemukan, Bisa Nyala dalam Gelap

Semut Tercepat di Dunia, Setara 579 Kilometer per Jam!

Ngeri, Sekarang Buaya Bisa Manjat Pohon

Ternyata, penyebab kematian ikan-ikan tersebut adalah sindrom dekompresi atau tikungan, kondisi di mana gelembung udara terbentuk dalam darah dan jaringan tubuh ikan.

Stiassny yang mempelajari keanekaragaman hayati dan evolusi ikan di Kongo bagian bawah, rentang 322 kilometer sebelum sungai bermuara ke Samudra Atlantik, menuturkannya dalam pertemuan American Geophysical Union.

Dia berkata bahwa ada lebih dari 300 spesies ikan yang ditemukan hanya di Kongo bagian bawah.

Jeram di sana sangat kuat sehingga secara fisik memisahkan populasi ikan dan mendorong spesies baru untuk berevolusi, bahkan ketika tidak ada jarak fisik yang memisahkan hewan dari kerabat dekatnya.

Dari ratusan spesias ikan yang ditemukan, Stiassny menemukan satu spesies yang sangat menonjol dari lainnya. "Di satu tempat, kami menemukan ikan yang sangat aneh ini.

Ini Alasan Mengapa Semut Berjalan Berbaris

Studi Ungkap Hewan Laut yang Ditakuti Hiu

Spesies Baru Katak Mini Ditemukan di Madagaskar, Lebih Kecil dari Kuku

Ini adalah cichlid yang buta dan terasing, sangat mirip ikan gua, tetapi tidak ada gua di sungai" ujarnya seperti dilansir dari Live Science (12/01/2020).

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved