Flora dan Fauna

Semut Tercepat di Dunia, Setara 579 Kilometer per Jam!

Saking cepatnya, tiap kaki hanya menyentuh tanah selama 7 milidetik saja.

CNN
Semut tercepat di dunia 

Semut Tercepat di Dunia, Setara 579 Kilometer per Jam!

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Peneliti telah menemukan semut dengan lari tercepat. Jika dikonversi pada manusia, kecepatannya setara 579 kilometer per jam.

Mengutip The Independent, semut itu berjenis Saharan silver ant. Namanya saja sudah keren.

Sesuai namanya, semut ini memiliki habitat di Gurun Sahara. Jika dibandingkan dengan manusia, semut ini bisa berlari sekitar 10 kali lebih cepat dibanding Usain Bolt.

Ini Alasan Mengapa Semut Berjalan Berbaris

Selalu Konvoi, Kenapa Semut Tidak Pernah Mengalami Macet?

Dalam satu detik, pelari tercepat sedunia itu bisa berlari empat langkah.

Bandingkan dengan Saharan silver ant yang berlari 50 langkah dalam satu detik, dengan jarak hampir satu meter (85,5 cm). Saharan silver ant bertahan dengan cara memangsa bangkai hewan lain.

Mereka hidup di Gurun Sahara yang temperaturnya mencapai 60 derajat Celcius pada siang hari.

Ngeri, Sekarang Buaya Bisa Manjat Pohon

Jarang Ada yang Tau, Semua Angsa di Inggris adalah milik kerajaan

Langkah semut ini bahkan memanjang dari 4,7 mm menjadi 20,8 mm ketika kecepatan mereka bertambah. Saking cepatnya, tiap kaki hanya menyentuh tanah selama 7 milidetik saja.

“Kemampuan ini mungkin berkaitan dengan habitatnya di gurun pasir. Teknik ini bisa menahan tubuh semut untuk tidak tenggelam di dalam pasir yang lunak,” tutur kepala peneliti dari University of Ulm, Jerman, Harald Wolf.

Harald Wolf menekankan bahwa Saharan silver ant merupakan spesies spesial dibandingkan semut-semut gurun lainnya.

Bagaimana cara mengukur kecepatan semut ini?

Para peneliti merekam kecepatan Saharan silver ant dengan menempatkan kamera di atas terowongan menuju sarang semut.

Usai mengukur kecepatan, para peneliti kini ingin mengukur seberapa besar kontraksi otot spesies ini. Para peneliti percaya, Saharan silver ant memiliki otot tubuh tercepat yang pernah ditemukan.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved