Kesehatan

Faktanya Minuman Soda Tidak Mengatasi Haus, Justru Mengancam Kesehatan

Faktanya minuman bersoda atau soft drink bukanlah minuman yang baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Editor: Geafry Necolsen
MensFitness
Minuman Soda 
Faktanya Minuman Soda Tidak Mengatasi Haus, Justru Mengancam Kesehatan
TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Meski memiliki rasa yang menyegarkan dan sensasi menggelitik pada tenggorokan, faktanya minuman bersoda atau soft drink bukanlah minuman yang baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Apa saja bahaya minuman soft drink ini?

Simak penjelasan mengenai dampak konsumsi soft drink berlebih yang TribunTravel rangkum dari beberapa sumber berikut ini:
1. Soft drinks menguras air dalam tubuh kita


Seperti halnya diuretik yang bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya.

Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam soft drinks memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita.


Untuk mengganti air ini, kamu harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas yang kamu minum.

Tonton juga:

2. Soft drinks bisa sebabkan dehidrasi seluler kronis

Ilustasi dehidrasi (galla.seelenfluegel.info)

soft drink tidak pernah menghilangkan rasa haus, karena soft drinks bukanlah air yang diperlukan tubuh.

Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita terus menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang melemahkan tubuh pada tingkat sel.

Jarang Ada yang Tau, Semua Angsa di Inggris adalah milik kerajaan

Tips Mengurangi Stres Kerja, Manfaatkan Jam Istirahat



Soft drinks terbuat dari air murni yang juga dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh.

Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan Penyakit Jantung (kekurangan magnesium), Osteoporosis (kekurangan kalsium) dan banyak lagi.

Sebagian besar vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh tanpa adanya mineral.

 
7. Soft drinks diet mengandung aspartame

Soft drink mengandung banyak aspartame yang bisa menyebabkan depresi, insomnia, penyakit saraf dan banyak penyakit lainnya.

FDA telah menerima lebih dari 10.000 keluhan konsumen terhadap aspartame, 80% diantaranya mengeluhkan zat aditif pada makanan.

8. Soft drinks bersifat sangat asam


Tubuh manusia secara alamiah memliki pH 7,0.

Soft drinks memiliki pH 2,5 artinya anda memasukkan sesuatu yang ratusan ribu kali lebih asam ke dalam tubuh kamu.

Penyakit berkembang dalam lingkungan asam.

Soft drinks dan makanan asam lainnya mengendapkan limbah asam dalam tubuh yang menumpuk dalam sendi dan disekitar organ tubuh.

Contohnya, pH tubuh penderita kanker atau radang sendi selalu rendah.

Semakin parah penyakit seseorang semakin rendah pH tubuhnya.


9. Meningkatkan risiko diabetes

Ilustrasi minuman bersoda (Medical Daily)

Para penderita penyakit diabetes harus sangat dibatasi untuk mengonsumsi gula.

Hal ini karena hormon insulin yang ada di dalam tubuhnya tidak cukup, bahkan tidak sanggup untuk mengubah zat gula menjadi gula otot (glikogen).

Akibatnya, gula darah (glukosa) akan meningkat dan membahayakan.

Ingat, diabetes juga merupakan salah satu penyakit yang bisa memicu penyakit yang lain, misalnya stroke dan kerusakan jantung koroner. //
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved