Sains

Kongres Sains India: Pesawat dan Internet Ada Sejak Ribun Tahun Lalu, Benar Kah?

Kongres Sains India ke-106 yang dibuka oleh Perdana Menteri Narendra Modi berlangsung pekan lalu selama lima hari.

Indiagk
Perdana Menteri India Narendra Modi 

Dr KJ Krishnan dilaporkan mengatakan Newton gagal "memahami gaya tolak gravitasi", sementara teori Einstein, menurutnya, "menyesatkan".

Para kritikus mengatakan, teks-teks kuno untuk dibaca dan dinikmati tapi tidak masuk akal untuk menyatakan bahwa itu semua mewakili sains.

Asosiasi Kongres Ilmiah India menyatakan "keprihatinan serius" terhadap berbagai pernyataan yang dikemukakan di acara tersebut.

"Kami tidak sepakat pada pandangan mereka dan kami tak ada sangkut-pautnya dengan pernyataan mereka. (Sikap mereka) sangat disayangkan," ujar Premendu P Mathur, Sekretaris Jenderal Asosiasi Kongres Ilmiah India, kepada kantor berita AFP.

"Sangat mencemaskan bahwa ucapan semacam itu muncul dari orang-orang di posisi seperti itu," tegas Mathur. 

Terkait klaim sains yang berhubungan dengan mitologi Hindu bukan kali ini saja terjadi di India. Berikut rangkuman beberapa klaim "sains" tersebut.

1. Internet Ditemukan Ribuan Tahun Lalu

Pada April 2018 lalu, Biplab Deb, menteri dari negara bagian Tripur, mengatakan bahwa internet sudah ditemukan ribuan tahun lalu oleh orang-orang India kuno.

Bahkan, Deb mengatakan internet telah digunakan dalam perang Bharata Yudha antara Pandawa dan Astina. Menurutnya, dalam Bharata Yudha,

Sanjaya mampu memberikan laporan begitu rinci dari pertempuran yang terjadi beberapa kilometer jauhnya. Mulai dari siapa yang menyerang, dengan apa, siapa terbunuh, bagaimana peristiwanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved