Sejarah

Sejarah Terulang, 8 Januari 1989: Pesawat Boeing 737-400 Jatuh di Inggris, 47 Tewas, 74 Luka

8 Januari 2020, pesawat 737 Jatuh di Iran, ratusan orang tewas. Hal serupa juga pernah terjadi pada 8 Januari 1989 puluhan nyawa melayang.

Wikimedia
Tercatat dalam sejarah, 8 Januari 1989, jatuhnya pesawat jenis Boeing 737-400 maskapai British Midland 

Akibat kejadian ini, dari 126 orang yang naik pesawat, 47 orang meninggal dunia, sementara 74 orang menderita luka serius.

Berdasarkan hasil penyelidikan, didapatkan informasi bahwa salah satu di antara baling-baling mengalami keretakan akibat tidak kuatnya logam menahan getaran yang ditimbulkan dari mesin yang baru saja ditingkatkan.

Sebelumnya, ketahanan logam telah diujikan dalam laboratorium yang menyimpulkan bahwa pesawat tidak dalam keadaan baik. 

Jenis Pesawat

Pesawat yang jatuh adalah maskapai British Midland jenis Boeing 737-400 dengan yang terdaftar dalam nomor seri G-OBME.

Sesuai jadwal, pesawat terbang dari Bandara London Heathrow Airport menuju Bandara Belfast International di Northern, Irlandia, setelah sempat terbang sebelumnya pada rute yang sama dan balik pada hari itu juga.

Boeing 737-400 merupakan desain terbaru dari Boeing, yaitu unit pertama yang diperkenalkan selama kurang dari empat bulan pertama, pada September 1988.

G-OBME sendiri telah beroperasi selama 85 hari sejak 15 Oktober 1988 dengan total 521 jam penerbangan. [2]

Kru Pesawat

Penerbangan saat itu diawaki oleh Kapten Kevin Hunt (43) dan Petugas Utama David McClelland (39).

Kapten Hunt merupakan seorang pilot senior dari maskapai British Midland yang telah menjalani profesinya sejak 1966 dan diperkirakan telah mencapai 13,200 jam pengalaman terbang.

Sementara Petugas Utama, David McClelland bergabung bersama maskapai British Midland pada tahun 1988 dan telah mencapai 3,300 jam pengalaman terbang.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

Ikuti kami di
Editor: Januar
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved