Tolak Jadi Menteri demi Fokus Pendidikan, Begini Sikap SK Trimurti pada Tawaran Presiden Soekarno

Surastri Karma Trimurti atau dikenal dengan SK Trimurti pernah menolak tawaran Presiden Soekarno menjadi Menteri Sosial.

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
Intisari
SK Trimurti sempat menolak tawaran menjadi Menteri Sosial agar bisa fokus ke pendidikan 

Mengenal SK Trimurti

SK Trimurti adalah seorang perempuan pemimpin Partai Buruh.

Dilaporkan bahwa SK Trimurti telah beberapa kali masuk penjara pada masa penjajahan Belanda dan Jepang.

Perempuan yang lahir di Boyolali, Surakarta, pada 11 Mei 1912, ini memiliki ayah seorang Wedana.

Setelah lulus dari Sekolah Ongko Loro, Trimurti melanjutkan ke Sekolah Guru.

Ia lulus dengan nilai terbaik dan diangkat sebagai guru di Banyumas.

Di sini ia mulai berorganisasi dengan menjadi anggota Rukun Wanita dan mengikuti rapat-rapat Budi Utomo.

Pada Februari dan Maret 1933, Partindo yang dipimpin Soekarno aktif melakukan rapat umum di Jawa Tengah.

Trimurti bersama temannya, Suprapti yang juga guru, mesti berangkat naik dokar dari Banyumas ke Purwokerto untuk mendengarkan pidato Bung Karno.

Aksi Trimurti dan kawan-kawan rupanya membuat geram penjajah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved