Satu-satunya Menteri yang Pakai Ponsel Jadul, Basuki Hadimuljono Diminta Lanjutkan Pembangunan

Basuki Hadimuljono memilih menggunakan ponsel jadul dalam tugasnya sebagai menteri. Ia bersama sejumlah tokoh lain dipanggil Presiden, (22/10/2019).

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Dinar Fitra Maghiszha
IG: @kemenpupr
Basuki Hadimuljono bersama Perdana Menteri Belanda, PM Rutte menunjukkan jenis ponsel jadulnya 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah tokoh turut mendatangi Istana Kepresidenan atas undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (22/10/2019).

Satu di antaranya adalah Mochammad Basuki Hadimuljono, mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tampaknya akan kembali mengisi pos lamanya kembali.

Basuki Hadimuljono mengaku ditawari menjadi menteri Jokowi di Kabinet Kerja jilid II, seperti dilansir oleh TribunJakarta.com.

Kendati pernah menjabat sebagai Menteri PUPR, terdapat hal unik dari sosok Basuki Hadimuljono.

Basuki Hadimuljono disebut-sebut sebagai satu-satunya menteri yang tidak memiliki smartphone/ponsel pintar. 

Sebagai seorang menteri, idealnya diharuskan memiliki alat komunikasi canggih untuk menunjang kinerjanya.

Namun tampaknya hal itu tidak berlaku bagi Basuki Hadimuljono.

Baca: Mochamad Basuki Hadimuljono

Baca: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono: Menempuh Pendidikan Tidak Perlu Tergesa-gesa!


Ponsel Jadul Ala Basuki

Di era perkembangan teknologi yang cukup pesat seperti sekarang, Basuki tampak masih menggunakan ponsel jadul.

Ponsel milik Basuki Hadimuljono terlihat hanya mendukung fitur telepon dan pesan singkat saja.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram resmi PUPR, @kempupr.

Dalam empat foto yang diungah, dua di antaranya memperlihatkan foto Basuki bersama Perdana Menteri Belanda, Rutte yang memperlihatkan ponsel miliknya

Dalam unggahan tersebut juga diberi keterangan bahwa keduanya sama-sama menggunakan ponsel keluaran lama.

Uniknya, ternyata Pak Bas dan PM Rutte sama-sama pengguna hape jadul lho, Sahabat! Jadi buat yang belum bisa beli gadget terkini jangan berkecil hati ya!, tulis akun @kemenpupr dalam unggahannya, (7/10/2019).

Ponsel yang dimiliki Basuki berwarna hitam.

Tidak seperti kebanyakan pengguna, ponsel milliknya bukan merupakan jenis ponsel layar sentuh.

Terlihat dalam foto yang diunggah, ponsel Basuki memiliki banyak tombol dengan hanya terdapat fitur utama yaitu telepon dan pesan singkat.

Dilansir oleh TribunJakarta, alasan Basuki masih mempertahankan ponsel lamanya dimungkinkan karena dirinya cuma membutuhkan alat komunikasi.

Baca: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Baca: Foto dan Video Gempa Ambon, Infrastruktur Rusak, Warga Mengungsi ke Gunung


Basuki Hadimuljono Diminta Lanjutkan Pembangunan

Dalam siaran langsung Kompas TV, Basuki Hadimuljono datang di Istana untuk memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo, Selasa, (22/10/2019).

Ia datang sekitar pukul 11.08 WIB, dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Busana yang dikenakan Basuki sama seperti tokoh lain yang sebelumnya berdatangan ke Istana Kepresidenan sejak Senin kemarin.

Basuki mengaku baru mendapat panggilan dari Presiden Jokowi hari ini.

Ia mengaku mendapat panggilan melalui telepon dan diminta datang ke Instana Kepresidenan.

"Ditelepon tadi, baru saja, langsung berangkat," kata Basuki.

Basuki mengatakan, setelah menerima telepon ia kemudian langsung berangkat menuju Istana Kepresidenan.

Ia juga mengaku diminta hadir dengan mengenakan pakaian berwarna putih.

Basuki mengatakan diminta untuk melanjutkan kembali pembangunan infrastruktur.

Profil Singkat Basuki

Kinerja Basuki selama lima tahun belakangan memang cukup menonjol.

Sebab, salah satu fokus pemerintahan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur.

Satu di antara sekian proyek besar yang saat ini ditangani Kementerian PUPR yakni pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Basuki meraih gelar sarjana (S-1) Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dan memperoleh gelar magister (S-2) serta doktor (S-3) Teknik Sipil dari Colorado State University, Amerika Serikat.

Sepanjang kariernya, ternyata Basuki punya banyak pengalaman di Kementerian PUPR.

Basuki sempat menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005–2007.

Kemudian, pernah juga menempati posisi sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum periode 2007–2013.

Sejak 2013, dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum hingga ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha/Kompas.com/Ihsanuddin)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved