Internasional

Konflik Timur Tengah: Pasukan Turki Paksa Pengungsi Suriah Kembali ke Zona Perang

Beberapa bulan menjelang operasi militer di daerah timur Laut Suriah, pasukan Turki dilaporkan memaksa para pengungsi kembali ke zona perang

Imago/Zuma untuk Deutsche Welle (DW)
Para pengungsi Suriah di Turki dipaksa kembali ke zona perang 

Pengiriman tersebut dilakukan dengan menggunakan sebuah bus dengan kondisi tangan mereka diikat.

Mayoritas dari pengungsi yang dideportasi adalah laki-laki.

Tak hanya itu, pihak Amnesty Internasional juga menemukan para remaja serta sejumlah keluarga yang mempunyai anak kecil.

Keluarga yang memiliki anak kecil ini ikut dikirim kembali ke zona perang.

"Sangatlah mengerikan kesepakatan yang tercapai antara Turki dengan Rusia minggu ini terkait masalah deportasi pengungsi ini, sementara belum ada penetapan zona aman. Dipindahkannya para pengungsi hingga kini sangatlah tidak aman dan sekarang jutaan pengungsi asal Suriah dalam bahaya," tutur Shea.

Turki langgar kesepakatan

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pada hari Kamis (24/10) menuduh Turki dan sekutunya melanggar perjanjian gencatan senjata selama dua minggu.

Komandan pasukan SDF, Mazloum Abdi, mengatakan pasukan militer Turki dan "jihadis mereka" terus melancarkan serangan di perbatasan timur kota Ras al-Ain.

Ia pun meminta Rusia dan Amerika untuk mengendalikan Turki.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan lima tentara terluka di dekat perbatasan kota akibat diserang oleh milisi Kurdi YPG, aliansi utama pasukan SDF.

Turki menganggap milisi Kurdi YPG sebagai kelompok teroris yang berafiliasi dengan pemberontak Kurdi yang berperang di Turki.

"Tindakan tersebut perlu dilakukan sebagai bentuk membela diri," terang Kementerian Pertahanan Turki.

Secara terpisah, media pemerintah Suriah mengatakan pasukan Turki dan sekutunya bentrok dengan pasukan Suriah di luar kota Tal Tamr, menyoroti sistuasi konflik yang tengah berlangsung dan potensi keikutsertaan Ankara dan Damaskus ke dalam konflik ini.

Media pemerintah Suriah tersebut melaporkan sejumlah pasukan Suriah terluka dalam insiden tersebut.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved